Berita

Patroli Wisata Rinjani Presisi Hadir di Pantai Balad, Polisi Pastikan Libur Akhir Pekan Aman dan Nyaman

×

Patroli Wisata Rinjani Presisi Hadir di Pantai Balad, Polisi Pastikan Libur Akhir Pekan Aman dan Nyaman

Sebarkan artikel ini
Sumbawa Barat, NTB – Memastikan masyarakat dapat menikmati libur akhir pekan dengan aman dan nyaman, Satuan Samapta Polres Sumbawa Barat mengintensifkan Patroli Wisata Rinjani Presisi di kawasan Pantai Balad, Kabupaten Sumbawa Barat, Minggu (26/07/2026).

Patroli yang menjadi bagian dari Program Prioritas Polda NTB tersebut difokuskan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di destinasi wisata yang mengalami peningkatan aktivitas pengunjung selama akhir pekan.

Selain memantau situasi di sekitar kawasan pantai, personel Sat Samapta juga melakukan patroli dialogis dengan menyapa para wisatawan, pedagang, serta pengelola wisata. Dalam kesempatan itu, petugas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan mengimbau pengunjung agar tetap waspada terhadap barang bawaan, menjaga keselamatan diri maupun keluarga, serta bersama-sama menciptakan suasana wisata yang aman, tertib, dan nyaman.

Kehadiran personel kepolisian di tengah ramainya aktivitas wisatawan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak pengunjung mengaku merasa lebih tenang karena adanya patroli yang dilakukan secara rutin di kawasan wisata.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Rendy Andy Julikhlas, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta AKP Siswoyo, S.H., mengatakan bahwa Patroli Wisata Rinjani Presisi merupakan salah satu bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam memberikan jaminan keamanan di lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktivitas publik.

“Patroli ini merupakan upaya kepolisian dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sekaligus sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai bentuk gangguan kamtibmas maupun aktivitas tindak pidana. Ini menjadi salah satu program prioritas Kapolda NTB, ” ujarnya.

Menurut AKP Siswoyo, kawasan wisata menjadi salah satu fokus pengamanan karena tingginya mobilitas masyarakat pada hari libur. Oleh sebab itu, kehadiran personel Polri di lapangan diharapkan mampu mencegah potensi tindak kriminalitas, memberikan rasa aman kepada wisatawan, serta memastikan seluruh aktivitas rekreasi berlangsung tanpa gangguan.

Baca Juga :  Polsek Monta Ringkus Terduga Pelaku Pengedar Narkoba Jenis Shabu 6 Klip BB Siap Edar Ikut Diamankan

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berperan menjaga keamanan dan kebersihan objek wisata agar Pantai Balad tetap menjadi destinasi yang nyaman dan menarik bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.

“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui sinergi antara kepolisian, pengelola wisata, pelaku usaha, dan masyarakat, kami berharap kawasan wisata di Kabupaten Sumbawa Barat tetap kondusif sehingga mampu memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi setiap pengunjung, ” tutup AKP Siswoyo.

Melalui Patroli Wisata Rinjani Presisi yang dilaksanakan secara rutin, Polres Sumbawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan rasa aman di setiap destinasi wisata, sekaligus mendukung berkembangnya sektor pariwisata daerah dalam suasana yang tertib, aman, dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…