Lombok Timur – Polres Lombok Timur menggelar upacara pemberian penghargaan kepada personel berprestasi yang dirangkaikan dengan pelaksanaan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap seorang personel Polri. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (27/7/2026) pukul 08.00 WITA di Lapangan Apel Polres Lombok Timur.
Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Lombok Timur, AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K., M.H., selaku Inspektur Upacara, sementara Ipda Zulkirom, S.H. bertindak sebagai Komandan Upacara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama (PJU) Polres Lombok Timur, para Kapolsek jajaran, satu pleton pasukan perwira, satu pleton Satsamapta, satu pleton Satpolairud, satu pleton Satlantas, satu pleton gabungan staf, satu pleton gabungan Polsek, satu pleton Satreskrim, satu pasukan gabungan Satintelkam dan Satresnarkoba, serta satu pleton Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polri.
Rangkaian upacara diawali dengan persiapan pasukan, dilanjutkan laporan Perwira Upacara, kedatangan Inspektur Upacara, penghormatan pasukan, laporan Komandan Upacara, pemberian penghargaan kepada personel berprestasi, hingga prosesi pencoretan foto personel yang diberhentikan tidak dengan hormat sebagai simbol pelaksanaan PTDH.
Dalam amanatnya, Kapolres Lombok Timur menyampaikan bahwa upacara kali ini memiliki makna yang sangat penting karena menghadirkan dua momentum berbeda, yakni pemberian penghargaan kepada personel yang telah mengukir prestasi serta pelaksanaan PTDH terhadap personel yang melakukan pelanggaran berat.
Kapolres menjelaskan bahwa terdapat enam personel yang menerima penghargaan atas dedikasi dan prestasinya dalam pelaksanaan tugas, sementara satu personel diberhentikan tidak dengan hormat dari dinas Polri.
Salah satu prestasi yang mendapat apresiasi tinggi adalah keberhasilan personel Satresnarkoba dalam menggagalkan peredaran narkotika seberat 3 kilogram. Atas keberhasilan tersebut, personel yang terlibat memperoleh apresiasi dari Kapolda NTB dan Direktur Reserse Narkoba Polda NTB. Kapolres menegaskan bahwa apabila pengungkapan tersebut tidak berhasil dilakukan, narkotika tersebut berpotensi beredar di wilayah Pulau Sumbawa dan membahayakan masyarakat.
Kapolres menyampaikan rasa bangga atas dedikasi, keberanian, dan profesionalisme personel yang telah menunjukkan kinerja terbaik dalam menjalankan tugas. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras, kesigapan, serta sinergi seluruh anggota di lapangan.
Selain memberikan apresiasi kepada personel berprestasi, Kapolres juga mengingatkan seluruh anggota agar menjadikan pelaksanaan PTDH sebagai pembelajaran. Ia menegaskan bahwa setiap personel memiliki tanggung jawab untuk menjaga nama baik institusi dengan menghindari segala bentuk pelanggaran disiplin, kode etik, maupun tindak pidana.
Kapolres berharap agar pelaksanaan PTDH kali ini menjadi yang terakhir di lingkungan Polres Lombok Timur. Ia juga mengimbau seluruh personel untuk membangun komunikasi yang baik dengan atasan apabila menghadapi permasalahan dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan pribadi, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan dengan solusi yang tepat.
Mengakhiri amanatnya, Kapolres mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan mengajak seluruh anggota Polres Lombok Timur untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga soliditas, serta bersama-sama memelihara situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Lombok Timur.