Berita

Bhabinkamtibmas Desa Calabai Dorong Warga Manfaatkan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan

×

Bhabinkamtibmas Desa Calabai Dorong Warga Manfaatkan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini

Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat, Bhabinkamtibmas Desa Calabai Polsek Pekat, Brigadir Imran, melaksanakan kegiatan sambang dan tatap muka bersama warga binaan di Dusun Tanjung Pasir, Desa Calabai, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 14.10 Wita.

Dalam kegiatan tersebut, Brigadir Imran menyampaikan imbauan kepada warga agar memanfaatkan lahan pekarangan yang dimiliki untuk ditanami berbagai jenis tanaman, khususnya sayuran dan buah-buahan yang memiliki nilai manfaat bagi kebutuhan keluarga maupun peningkatan ekonomi.

Bhabinkamtibmas juga mendorong masyarakat agar turut berperan aktif menyukseskan program pemerintah melalui pemanfaatan lahan yang tersedia secara produktif. Selain dapat memenuhi sebagian kebutuhan pangan keluarga, hasil tanaman pekarangan diharapkan dapat menjadi sumber tambahan pendapatan bagi masyarakat.

Kapolsek Pekat IPTU Jubaidin menyampaikan bahwa kegiatan sambang yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus sarana untuk menyampaikan dan mengawal berbagai program pemerintah.

“Bhabinkamtibmas kami terus didorong untuk aktif turun ke desa, berkomunikasi dengan masyarakat serta menyampaikan program-program pemerintah yang dapat memberikan manfaat langsung, termasuk program ketahanan pangan. Pemanfaatan lahan pekarangan merupakan langkah sederhana namun memiliki nilai ekonomi dan manfaat bagi kebutuhan keluarga,” ujar Kapolsek.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, mengapresiasi kegiatan Bhabinkamtibmas yang secara aktif menyuarakan dan menyosialisasikan program pemerintah kepada masyarakat.

Menurutnya, peran Bhabinkamtibmas tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak dalam mendukung program pembangunan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

“Polri melalui Bhabinkamtibmas akan terus hadir memberikan edukasi dan motivasi kepada masyarakat agar bersama-sama mendukung program pemerintah. Ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan keluarga dengan memanfaatkan lahan yang tersedia secara produktif,” jelas Kasi Humas.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Masbagik Utara Sambangi Petani, Ajak Warga Jaga Ketahanan Pangan dan Kamtibmas

Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan masyarakat diharapkan mampu mendorong terciptanya ketahanan pangan yang kuat sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Dompu.

Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…