Berita

Hadiri Peringatan Maulid Nabi 1448 H di SMPN 1 Tarano, Polsek Empang Perkuat Sinergi dan Imbau Pelajar Jauhi Bullying

×

Hadiri Peringatan Maulid Nabi 1448 H di SMPN 1 Tarano, Polsek Empang Perkuat Sinergi dan Imbau Pelajar Jauhi Bullying

Sebarkan artikel ini

Sumbawa Besar, NTB – Kepolisian Sektor (Polsek) Empang terus menunjukkan kehadiran aktif di tengah masyarakat melalui sinergi lintas sektoral dalam berbagai kegiatan keagamaan dan pembinaan generasi muda. Kapolsek Empang AKP Abdul Muis Tajudin bersama PS Kasium AIPTU Nurja’an menghadiri kegiatan Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah / 2026 Masehi di SMPN 1 Tarano, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa, Kamis (10/09/2026) pagi.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Empang AKP Abdul Muis Tajudin dalam acara keagamaan yang berlangsung khidmat di lingkungan sekolah ini dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Tarano, perwakilan Danramil 1607-02 Empang, kepala sekolah, dewan guru, serta para siswa-siswi.

Dalam pelaksanaannya, jajaran Polsek Empang tidak hanya hadir sebagai tamu undangan, tetapi juga memastikan seluruh rangkaian kegiatan peringatan Maulid Nabi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar dari awal hingga akhir acara pada pukul 09.30 WITA.

“Kehadiran aparat kepolisian di tengah-tengah pelajar ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung pembinaan mental dan spiritual generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif,” ujar Kap0lsek Empang.

Peringatan hari besar Islam ini turut diisi dengan penyampaian hikmah Maulid oleh penceramah yang berpesan agar para pelajar menciptakan suasana sekolah yang damai serta menghindari tindakan perundungan (bullying) antarteman. Pesan moral tersebut sejalan dengan misi kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dimulai dari lingkungan satuan pendidikan.

“Kehadiran kami dalam peringatan Maulid Nabi ini merupakan wujud kebersamaan Polri dengan unsur pemerintah kecamatan, TNI, para guru, dan pelajar, sekaligus memastikan kegiatan keagamaan ini berlangsung aman serta menjadi momentum mempererat silaturahmi demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif,” pungkasnya.

Baca Juga :  Polres Lombok Timur Ungkap Dugaan Peredaran Sabu 26,44 Gram di Sambelia

Melalui kegiatan pengamanan dan monitoring ini, situasi keamanan di wilayah hukum Polsek Empang, khususnya di sekitar lokasi kegiatan SMPN 1 Tarano, terpantau tetap aman, damai, dan terkendali. Sinergi yang terjalin erat antara Polri, pihak sekolah, dan masyarakat diharapkan mampu terus menumbuhkan kecintaan pelajar terhadap nilai-nilai keagamaan serta kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari. (Hps)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…