Berita

Pimpin Pemusnahan BB Shabu Seberat 51,11 Gram, Kapolres Bima Ingatkan Pemberantasan Narkotika Adalah Tanggung Jawab Bersama

×

Pimpin Pemusnahan BB Shabu Seberat 51,11 Gram, Kapolres Bima Ingatkan Pemberantasan Narkotika Adalah Tanggung Jawab Bersama

Sebarkan artikel ini

 

 

Kepolisian Resor Bima Polda NTB kembali melakukan pemusnahan Barang Bukti (BB) Hasil Sitaan Kasus Narkotika jenis Shabu, Rabu (23/04/25) Pukul 09.00 Wita di depan Mako Polres setempat.

Kegiatan pemusnahan pada tingkat penyidikan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Bima, AKBP Eko Sutomo, S.I.K, M.I.K, yang turut dihadiri Wakil Bupati Bima, dr H. Irfan Zubaidi, Danramil Woha, Kapten CBA Iwan Susanto, SH, Ketua Pengadilan Negeri Bima, Alfian, SH, jaksa fungsional Kejari Bima, Farhan Zam Zam, SH, Pj Klinik BNNK Bima, dr Maya Patia Lestari, S.P.Si, Kepla Balai POM BimaAdjis Sanjaya, S.Si, beserta pengacara dan penasehat hukum para tersangka.

Kapolres Bima dalam sambutannya, menyampaikan, bahwa BB yang dimusnahkan kali ini merupakan hasil sitaan dari pengungkapan kasus sejak Tanggal 01 Januari 2025 hingga 13 April 2025.

“Barang Bukti berupa Narkotika Golongan I jenis Shabu telah mendapatkan ketetapan status barang sitaan dari Kejaksaan Negeri Bima. Dengan isi ketetapan, bahwa barang bukti dimusnahkan pada Tahap Penyidikan,” terang AKBP Eko Sutomo, S.I.K, M.I.K.

Dirincinya, Jumlah kasus yang berhasil diungkap sebanyak 26 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 36 orang yang terdiri dari 27 orang laki-laki, 9 orang perempuan.

Sementara Jumlah BB sitaan sebanyak 51,11 gram Shabu.

AKBP Eko Sutomo, S.I.K, M.I.K, menambahkan, bahwa tujuan dari pemusnahan BB ini gna memenuhi kelengkapan berkas perkara yang akan dikirim ke jaksa Penuntut Umum, dan merupakan amanat Undang-Undang No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

“Semua Barang Bukti yang dimusnahkan ini sudah dilakukan pengujian Laboratorium di BPOM Mataram, dan hasilnya positif mengandung Metamfetamin,” terangnya.

 

Menutup sambutannya, AKBP Eko Sutomo, S.I.K, M.I.K, menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga diri dan keluarga dari bahaya Narkotika yang menurutnya merupakan akar dari segala kejahatan, serta meminta semua unsur agar bersama-sama dengan pihaknya untuk memberantas Narkoba.

Baca Juga :  Pengamanan Ketat TNI-POLRI, Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Pilkada Kota Bima Berjalan Lancar Kota Bima, NTB (04/12) - Rangkaian tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 di Kota Bima memasuki tahap penting dengan dilaksanakannya Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Penghitungan Suara Tingkat Kota Bima. Kegiatan yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bima pada Selasa (3/12) di Kantor KPU setempat ini berlangsung dengan pengamanan ketat. Puluhan personel gabungan dari Polres Bima Kota dan TNI dikerahkan untuk memastikan keamanan selama proses berlangsung. Kapolres Bima Kota, AKBP Yudha Pranata, S.I.K., S.H., melalui Kabagops AKP Dedy Supriadi, menegaskan pentingnya pengamanan dalam tahapan krusial ini. "Kegiatan tersebut sangat penting, sehingga seluruh personel pengamanan dari Polres dan unsur TNI dikerahkan secara maksimal. Kami juga melakukan sterilisasi di dalam dan luar lokasi untuk memastikan keamanan," ujar AKP Dedy, Rabu (4/12/2024). Selain pengamanan di lokasi pleno, Kabagops menjelaskan bahwa pihaknya melakukan patroli rutin ke sejumlah titik strategis, termasuk kantor dan gudang KPU serta Bawaslu. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). "Kami menyiagakan tim patroli yang terus memantau situasi selama dan setelah pleno. Semua ini untuk menjaga agar wilayah Kota Bima tetap kondusif," tambahnya. AKP Dedy juga mengimbau masyarakat untuk mendukung proses demokrasi dengan menjaga keamanan dan ketertiban. "Mari kita hormati setiap tahapan Pilkada dengan menjaga keharmonisan dan saling menghormati hasil yang telah ditetapkan," imbaunya. Sebagai informasi, hasil rekapitulasi suara tingkat Kota Bima sesuai jadwal KPU akan segera dikirimkan ke KPU Provinsi pada hari ini, Rabu (4/12). Dengan pengamanan yang maksimal dan dukungan masyarakat, proses demokrasi di Kota Bima diharapkan berjalan aman, tertib, dan lancar.

 

Karena, lanjutnya, sesuai amanat undang-undang, bahwa tugas pemberantasan dan pencegahan pidana Narkotika tidak hanya dilakukan Polri, akan tetap juga melibatkan peran serta masyarakat.

“Kita tidak akan pernah bersahabat dengan Narkotika,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bima, dr H. Irfan Zubaidi, dalam sambutan singkatnya, menyatakan, bahwa pemusnahan BB merupakan langkah penegakkan hukum yang mana Indonesia sendiri berdiri di atas dasar hukum.

“Jadi kalau yang salah kita tempatkan sebagai sesuatu yang salah, dan yang benar harus kita lihat sebagai sebuah kebenaran. Jadi siapapun dia, apapun pangkatnya, kalau salah harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” urainya.

Selain itu, dr. H. Irfan berharap para tersangka tidak menganggap proses hukum sebagai sebuah hukuman semata, melainkan juga salah satu bentuk pembinaan terhadap mereka.

“Lihat itu sebagai bentuk pembinaan agar kita bisa mengintrospeksi diri kita. Sehingga kesalahan yang sekarang bisa diperbaiki di masa mendatang” ujarnya.

dr. H. Irfan menegaskan kembali pernyataan Kapolres Bima, bahwa Bima ini milik kita bersama, sehingga keamanan dan masa depan generasi muda menjadi tanggung jawab bersama pula.

Menurutnya kondisi keamanan suatu daerah adalah kunci dari kemajuan pembangunan.

“Jadi mari kita bersama-sama bergandengan tangan menciptakan kondisi yang baik. Sehingga pembangunan, baik yang dirancang oleh Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Daerah bisa terlaksana dengan adanya partisipasi kita bersama,” tutupnya.

Selanjutnya 51,11 gram shabu hasil sitaan dimusnahkan dengan cara diblender dan dibuang ke TPA dengan turut disaksikan oleh segenap hadirin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *