Komitmen menjaga kelestarian Kawasan Hutan Taman Nasional Tambora terus diperkuat melalui kegiatan SMART Patrol yang melibatkan personel gabungan Polres Dompu, Kodim 1614/Dompu, serta SPTN II Balai Taman Nasional Tambora. Kegiatan pengawasan, pengamanan, dan perlindungan kawasan hutan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 6 Agustus 2026, mulai pukul 10.50 Wita hingga selesai, dengan sasaran kawasan hutan Taman Nasional Gunung Tambora di wilayah Dusun Tompo, Desa Kesi, Kecamatan Kempo.
Patroli gabungan diikuti oleh personel Polri, TNI AD, Polisi Kehutanan, dan mitra Balai Taman Nasional Tambora. Kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin Koordinator Tim sebelum bergerak menuju lokasi sasaran melalui jalur Dusun Tompo.
Di lokasi, tim melakukan koordinasi dengan warga yang lahannya berbatasan dengan kawasan Taman Nasional. Tim memberikan edukasi kepada pemilik lahan bahwa area yang telah dibabat merupakan bagian dari kawasan konservasi Taman Nasional Tambora serta memasang papan pemberitahuan sebagai penanda batas kawasan. Selanjutnya, personel gabungan melaksanakan pemasangan pal dan papan imbauan bertuliskan “Aina Ngoho” sebagai larangan membuka maupun merambah kawasan hutan Taman Nasional Tambora.
Selain pengamanan kawasan, patroli juga difokuskan untuk memantau perkembangan vegetasi, flora, dan fauna serta mengantisipasi berbagai bentuk aktivitas ilegal seperti pembukaan lahan baru, penebangan liar, maupun perburuan satwa yang dilindungi.
Kapolsek Pekat IPTU Jubaidin mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam SMART Patrol merupakan bentuk komitmen nyata mendukung pelestarian kawasan konservasi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar memahami batas-batas kawasan hutan yang dilindungi.
“Kami mengedepankan langkah preventif dan pendekatan humanis kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kawasan Taman Nasional Tambora sebagai aset lingkungan yang harus diwariskan kepada generasi mendatang,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kapolsek Kempo IPTU Agustamin, S.H. menegaskan bahwa sinergi lintas instansi menjadi kekuatan utama dalam mencegah berbagai bentuk pelanggaran di kawasan konservasi.
“Patroli terpadu ini menjadi langkah strategis untuk mempersempit ruang gerak pelaku perambahan hutan. Kehadiran personel gabungan di lapangan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus menjaga kelestarian ekosistem Tambora,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan bahwa kegiatan SMART Patrol merupakan implementasi sinergitas antara Polri, TNI, Balai Taman Nasional Tambora, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kawasan konservasi dari berbagai ancaman kerusakan lingkungan.
Menurutnya, tujuan utama pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatkan pengawasan terhadap kawasan hutan Taman Nasional Tambora, mencegah perambahan dan aktivitas ilegal, melindungi habitat satwa serta flora endemik, memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai batas kawasan konservasi, sekaligus membangun kolaborasi yang berkelanjutan dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Polres Dompu mendukung penuh upaya pelestarian kawasan Taman Nasional Tambora. Melalui patroli terpadu ini diharapkan tercipta keamanan kawasan hutan, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam, serta terwujudnya sinergi yang kuat antarinstansi dalam melindungi kekayaan hayati yang dimiliki Kabupaten Dompu,” jelas IPTU I Nyoman Suardika.









