Ia juga menegaskan bahwa Polsek Pekat akan terus mendukung upaya pengawasan dan penegakan hukum bersama instansi terkait guna mencegah kerusakan kawasan hutan serta menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif.
Dari kegiatan tersebut, diharapkan dapat mencegah terjadinya perluasan perambahan kawasan hutan, mengantisipasi perburuan satwa liar, menjaga keutuhan pal batas kawasan konservasi, serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam perlindungan ekosistem Taman Nasional Gunung Tambora.
Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika mengapresiasi pelaksanaan Smart Patrol gabungan yang melibatkan unsur TNI-Polri, Polisi Kehutanan, pengelola Taman Nasional Gunung Tambora, dan Mitra Hutan sebagai bentuk sinergitas dalam menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya alam.
Kapolres menegaskan bahwa kawasan Taman Nasional Gunung Tambora merupakan aset alam yang harus dilindungi bersama. Karena itu, diperlukan pengawasan berkelanjutan serta kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang bertentangan dengan ketentuan perlindungan kawasan konservasi.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan, tidak melakukan perambahan maupun perburuan satwa liar. Polri bersama instansi terkait akan terus bersinergi melakukan langkah pencegahan dan penegakan hukum terhadap setiap pelanggaran sesuai aturan yang berlaku,” ungkap Kasi Humas menyampaikan pesan Kapolres.
Kegiatan Smart Patrol gabungan berakhir sekitar pukul 20.00 Wita. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar sebagai wujud komitmen bersama dalam menjaga kelestarian kawasan Taman Nasional Gunung Tambora.
Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu











