Lombok Timur – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Program 100 Hari Kerja Kapolri melalui Quick Wins 1.7 Subuh Keliling, Polres Lombok Timur menggelar kegiatan silaturahmi dan salat Subuh berjamaah bersama Ketua Pengurus, pengasuh, serta para santri Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Panti Asuhan Darul Aitam NWDI Pancor, Sabtu (7/11/2026) dini hari.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 04.20 Wita tersebut berlangsung di Musholla LKSA Panti Asuhan Darul Aitam NWDI Pancor, RT 018, Lingkungan Lauq Masjid, Kelurahan Pancor, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam membangun kedekatan dengan lingkungan pendidikan keagamaan serta mempererat hubungan silaturahmi antara kepolisian dengan para tokoh agama, pengasuh, dan generasi muda.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Sumda Polres Lombok Timur Kompol Agus Pujianto, S.Pd., M.H., Kabag Ren AKP Misngadi, S.H., Kasat Binmas IPTU H. Miftahudin, S.Ag., Kasiwas AKP Sahiman, Kasiwas AKP Wahyu Indrawan, serta Kasikeu IPDA Pasqualino.
Turut hadir Ummi Hj. Siti Setya Hati, Ketua Pengurus LKSA Panti Asuhan Darul Aitam NWDI Pancor H. Umaruk Faruk, S.Pd., Pengasuh Zarwan Basri, beserta para santri.
Rangkaian kegiatan diawali dengan silaturahmi dan pelaksanaan ibadah salat Subuh berjamaah bersama para pengurus, pengasuh, serta santri Panti Asuhan Darul Aitam NWDI Pancor.
Bertindak sebagai imam sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dalam kegiatan tersebut adalah Kasat Binmas Polres Lombok Timur IPTU H. Miftahudin, S.Ag.
Dalam penyampaiannya, IPTU H. Miftahudin mengangkat tema sosialisasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba. Ia mengajak para santri untuk menjauhi narkoba karena dapat merusak kesehatan, masa depan, serta menghambat cita-cita generasi muda.
Para santri juga diingatkan agar senantiasa mengisi waktu dengan kegiatan positif, memperkuat keimanan, tekun belajar, serta membangun lingkungan pergaulan yang sehat dan saling mendukung.
Menurutnya, generasi muda, khususnya para santri, memiliki peran penting dalam menjaga masa depan bangsa sehingga harus membentengi diri dari berbagai pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkotika.
Pada kesempatan yang sama, Kabag Sumda Polres Lombok Timur Kompol Agus Pujianto, S.Pd., M.H., turut menyampaikan pesan terkait bahaya perundungan atau bullying serta pentingnya bersama-sama memerangi penyalahgunaan narkoba.
Ia mengajak seluruh santri untuk membangun hubungan yang harmonis, saling menghargai, menghormati sesama, serta tidak melakukan tindakan perundungan baik secara fisik, verbal maupun melalui media sosial.
Menurutnya, lingkungan panti asuhan dan pendidikan harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan karakter para santri.
Kabag Sumda juga mengingatkan bahwa setiap santri memiliki hak untuk merasa aman dan dihargai. Oleh karena itu, apabila terjadi tindakan perundungan maupun permasalahan di lingkungan asrama, para santri diharapkan berani menyampaikan kepada pengasuh agar dapat segera ditangani dengan baik.
Selain itu, Kompol Agus Pujianto mengajak para pengurus dan pengasuh untuk terus meningkatkan pengawasan serta membangun komunikasi yang baik dengan para santri.
Dalam kesempatan tersebut, Kabag Sumda Polres Lombok Timur juga mengajak Ketua Pengurus dan seluruh pengasuh LKSA Panti Asuhan Darul Aitam NWDI Pancor untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di lingkungan kantor dan asrama panti asuhan.











