Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengaku memiliki akses khusus atau mampu menjamin kelulusan. Tawaran semacam itu berpotensi merugikan calon peserta beserta keluarganya.
Apabila menemukan dugaan penipuan, masyarakat dapat menyimpan bukti komunikasi dan menyampaikannya kepada petugas atau pihak berwenang untuk ditindaklanjuti.
Lulusan SMA hingga Perguruan Tinggi Bisa Mengikuti Seleksi
Untuk memperluas kesempatan masyarakat, Annas menjelaskan bahwa lulusan SMA dapat mendaftar melalui jalur Bintara maupun Tamtama sesuai persyaratan masing-masing. Lulusan Paket C dapat mengikuti jalur Tamtama berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, lulusan perguruan tinggi juga dapat mengikuti penerimaan sepanjang memenuhi persyaratan administrasi dan ketentuan khusus pada jalur yang dipilih.
Persyaratan tersebut mencakup ketentuan akademik, kesehatan, jasmani, psikologi, serta persyaratan lain sesuai aturan resmi penerimaan. Oleh sebab itu, calon peserta perlu memeriksa ketentuan terbaru sebelum melengkapi dokumen dan mengikuti tahapan seleksi.
Annas turut mengingatkan bahwa jadwal pendaftaran yang direncanakan berlangsung hingga Desember dapat berubah apabila kebutuhan alokasi telah terpenuhi. Karena itu, masyarakat yang berminat perlu memantau pengumuman resmi dan tidak menunda pencarian informasi.
Seleksi Transparan, Peluang Harus Diikuti Persiapan
Bagi generasi muda yang bercita-cita mengabdi kepada bangsa melalui TNI AD, kesempatan mengikuti seleksi perlu dimanfaatkan dengan persiapan yang matang. Memahami persyaratan, menjaga kondisi kesehatan, mempersiapkan kemampuan jasmani, dan melengkapi dokumen menjadi bagian penting dari proses tersebut.
Namun, persiapan itu harus berjalan seiring dengan pemahaman bahwa kelulusan tidak dapat dijamin oleh siapa pun di luar mekanisme seleksi resmi.
Melalui penyampaian informasi yang terbuka, Kodim 1606/Mataram mendorong masyarakat agar berani bertanya, cermat menerima informasi, dan menjauhi praktik percaloan. Sosialisasi jalur Tamtama juga diharapkan dapat menjangkau lebih banyak calon peserta yang memenuhi persyaratan.
Dengan demikian, tingginya animo masyarakat terhadap penerimaan Bintara dapat menjadi momentum untuk memperluas pemahaman tentang jalur rekrutmen lainnya. Pada saat yang sama, penegasan bahwa pendaftaran tidak dipungut biaya menjadi pengingat bahwa kesempatan mengabdi melalui TNI harus ditempuh secara jujur, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.











