Ia juga meminta para Danramil dan Perwira Staf terus melakukan pengawasan serta memastikan kesiapan personel di lapangan.
“Tugas kewilayahan membutuhkan kedisiplinan, kepedulian dan keikhlasan. Jika dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan dilandasi pengabdian kepada bangsa dan negara, maka kehadiran TNI akan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.
Melalui Pemberdayaan Koramil Model, Kodim 1606/Mataram terus memperkuat kualitas aparat teritorial agar semakin prima, profesional, modern dan adaptif dalam menghadapi dinamika kehidupan masyarakat.
Sebab, mengenal wilayah bukan hanya mengetahui batas geografisnya. Bagi seorang Babinsa, mengenal wilayah berarti memahami masyarakatnya, mendengar keluhannya dan hadir ketika dibutuhkan.
Pada titik itulah kedekatan TNI dengan rakyat tidak berhenti sebagai slogan, tetapi tumbuh menjadi kekuatan pengabdian yang nyata.











