Pembangunan Pelabuhan Nusantara Kilo resmi dimulai. Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan Ground Breaking Ceremony pembangunan Pelabuhan Nusantara Kilo yang berlangsung di lokasi proyek, Desa Mbuju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 10.00 Wita.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE., Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Calabai Prayitno, SH., Koordinator Perhubungan Laut NTB Syamsulrizal, ST., Kepala PUPR Kabupaten Dompu Aharis Anshari, ST., MT., Dandim 1614-04 Dompu Letkol Czi. Dedi Try Sulisty, S.IP., Wakapolres Dompu Kompol Tohir, SH., serta sejumlah pejabat pemerintah, TNI-Polri, pimpinan perusahaan pelaksana proyek, kepala desa, tokoh masyarakat, pemuda dan tamu undangan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa, laporan Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Calabai, serta sambutan Bupati Dompu.
Dalam sambutannya, Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE., menyampaikan bahwa wilayah perairan Kabupaten Dompu memiliki potensi yang sangat besar, baik di sektor perikanan maupun pariwisata. Karena itu, pembangunan Pelabuhan Nusantara Kilo diharapkan mampu menjadi salah satu infrastruktur penting dalam membuka akses dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Perairan Dompu memiliki potensi yang luar biasa, baik dari sektor perikanan maupun pariwisata. Pembangunan Pelabuhan Nusantara Kilo ini tentu menjadi momentum penting untuk mengoptimalkan potensi tersebut sekaligus membuka akses perekonomian yang lebih luas,” ujar Bambang.
Menurutnya, rencana pembangunan Pelabuhan Nusantara Kilo telah melalui proses panjang sejak tahun 2009. Setelah melalui berbagai tahapan perencanaan dan persiapan, pembangunan tersebut akhirnya dapat direalisasikan pada tahun 2026.
“Perencanaannya sudah berlangsung sejak tahun 2009 dan Alhamdulillah pada tahun ini pembangunan dapat mulai dieksekusi. Kita berharap pelabuhan ini nantinya benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan perekonomian masyarakat dan daerah,” jelasnya.
Bupati juga menegaskan bahwa pembangunan Pelabuhan Nusantara Kilo merupakan proyek strategis yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Dompu, khususnya dalam mendukung aktivitas perdagangan, perikanan, transportasi laut dan sektor ekonomi lainnya.
“Ini merupakan proyek strategis nasional, bukan proyek daerah. Namun, manfaat dan dampak ekonominya nantinya akan dirasakan oleh masyarakat Dompu. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga, mendukung dan menyukseskan pembangunannya. Jangan sampai kepercayaan yang telah diberikan pemerintah pusat kepada daerah kita ini justru kita cederai,” tegasnya.
Bambang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga keamanan, ketertiban serta mendukung kelancaran proses pembangunan hingga selesai.
“Pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait akan terus berkoordinasi agar pembangunan ini berjalan dengan baik. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana yang kondusif sehingga pembangunan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang,” tambahnya.
Prosesi Ground Breaking Ceremony kemudian ditandai dengan penekanan sirine oleh Bupati Dompu yang didampingi unsur Forkopimda dan pejabat terkait, sekaligus menjadi simbol dimulainya pembangunan Pelabuhan Nusantara Kilo.
Usai prosesi tersebut, Bupati Dompu bersama unsur Muspida dan tamu undangan melakukan peninjauan langsung terhadap proses pemancangan tiang pembangunan dermaga.









