Lombok Barat, NTB – Lima hari mungkin terasa singkat, tetapi bagi anak-anak di Sekolah Rakyat Dasar (SRD) 4 Lombok Barat, waktu tersebut cukup untuk menghadirkan kenangan yang sulit dilupakan.
Suasana haru menyelimuti SRD 4 Lombok Barat, Jalan Pariwisata, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Hari tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan Bhakti Taruna 2026 yang diikuti Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) dan Akademi Militer (Akmil) di lingkungan Sekolah Rakyat yang berada di wilayah teritorial Komando Distrik Militer (Kodim) 1606/Mataram, Jumat sore (7/8/2026).
Setelah lima hari berinteraksi, belajar bersama, memberikan motivasi, serta membangun kedekatan dengan para siswa di SRD 4 Lombok Barat dan Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 18 Lombok Barat, para Taruna akhirnya harus kembali melanjutkan pendidikan di kampus masing-masing.
Namun, kepulangan tersebut tidak sekadar menjadi akhir sebuah kegiatan. Bagi para siswa, kehadiran para Taruna telah menjadi pengalaman berharga yang meninggalkan kesan mendalam.
Tangis sejumlah siswa yang mengiringi langkah kepulangan Taruna Akpol menjadi gambaran sederhana tentang kedekatan yang tumbuh selama lima hari. Dari kegiatan yang dijalani bersama, anak-anak tidak hanya mendapatkan pengalaman baru, tetapi juga melihat secara langsung sosok yang dapat menjadi inspirasi dalam meraih cita-cita.
Kepala SRD 4 Lombok Barat, Lilik Fadilah, M.Pd., menyampaikan bahwa 6 Agustus 2026 menjadi penutup rangkaian kegiatan Taruna Bhakti bersama para Taruna Akpol.
Menurutnya, momen tersebut bukan sekadar perpisahan. Kebersamaan yang berlangsung singkat telah memberikan pelajaran tentang disiplin, kepedulian, semangat belajar, dan keteladanan. “Terima kasih karena telah hadir dan menjadi bagian dari perjalanan anak-anak kami. Ilmu, perhatian, serta kebersamaan yang diberikan akan menjadi cerita indah yang mereka bawa dalam perjalanan pendidikan mereka,” ungkapnya.
Ia berharap para Taruna dapat terus diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalani pendidikan hingga kelak menjadi anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia yang mampu mengemban amanah dengan penuh integritas serta mengabdi kepada bangsa dan negara.
Bukan Sekadar Kegiatan, Tetapi Sebuah Kenangan
Bagi Faida Amalia, salah satu siswa SRD 4 Lombok Barat, keberadaan para Taruna selama beberapa hari memberikan pengalaman yang berbeda.
Faida mengaku senang dapat bertemu dan mengikuti berbagai kegiatan bersama para Taruna. Menurutnya, sosok kakak-kakak Taruna memberikan semangat untuk belajar dan membuatnya semakin termotivasi untuk mengejar cita-cita. “Sedih karena kakak-kakak Taruna pulang. Selama di sini kami senang bisa belajar dan bermain bersama. Saya ingin terus belajar supaya suatu saat bisa mencapai cita-cita,” tutur Faida.
Kesan serupa juga dirasakan Detty Triwulan Nengsi, S.Pd., Gr., salah seorang guru di SRD 4 Lombok Barat. Menurutnya, kegiatan Bhakti Taruna memberikan warna tersendiri bagi proses pendidikan para siswa.
Kehadiran Taruna, kata Detty, tidak hanya memberikan pengalaman kepada anak-anak, tetapi juga memperlihatkan bagaimana nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan semangat untuk terus berkembang dapat disampaikan melalui keteladanan. “Kegiatan ini sangat berarti bagi anak-anak. Mereka mendapatkan pengalaman langsung dan melihat sosok Taruna sebagai figur yang dapat memotivasi mereka untuk memiliki cita-cita dan terus berusaha meraihnya,” ujarnya.











