Berita

Kunker di Polres Loteng, Kapolda NTB Tekankan Profesionalisme. ‎

×

Kunker di Polres Loteng, Kapolda NTB Tekankan Profesionalisme. ‎

Sebarkan artikel ini

‎‎Lombok Tengah, (NTB) – Kapolres Lombok tengah AKBP Eko Yusmiarto, S.I.K menerima kunjungan kerja Kapolda NTB, Irjen Pol. Edy Murbowo, S.I.K., M.Si di Mapolres, Kamis (26/2).
‎
‎Kedatangan Kapolda disambut langsung oleh Bupati Lombok Tengah H. Lalu Fathul Bahri S.IP., M.A.P, Dandim 1620 Lombok Tengah, Kajari Praya serta seluruh PJU Polres Lombok Tengah.
‎
‎Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto, S.I.K dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat ini personel yang hadir sekitar dua pertiga dari kekuatan, sementara sisanya masih bertugas di lapangan.
‎
‎Berbagai capaian dan program unggulan turut dipaparkan melalui tayangan video selayang pandang, menampilkan komitmen jajaran dalam meningkatkan pelayanan serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
‎
‎Sementara itu dalam arahannya kepada seluruh personel, Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo, S.I.K., M.Si menekankan bahwa Bhabinkamtibmas merupakan leading sector dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat harus benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan.
‎
‎Kapolda juga mengingatkan agar penerapan Restorative Justice (RJ) dilakukan secara tepat dan profesional, sehingga tidak berdampak pada peningkatan angka kejahatan. Penerimaan laporan masyarakat pun harus dilakukan dengan serius dan penuh tanggung jawab, agar tidak menimbulkan kekecewaan yang berpotensi mengganggu situasi kamtibmas.
‎
‎Selain itu, seluruh personel didorong untuk memperbanyak literasi dan memahami peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan tugas kepolisian. Ia menegaskan bahwa pola kerja Polri harus mengedepankan pencegahan, sementara penegakan hukum menjadi langkah terakhir.
‎
‎Kapolda juga menekankan pentingnya kolaborasi tiga pilar di tingkat desa serta lima pilar di tingkat kabupaten guna memperkuat sinergitas dalam menjaga harkamtibmas. Ia mengingatkan seluruh personel untuk menghindari pelanggaran sekecil apa pun karena akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
‎
‎Kunjungan kerja ini diharapkan semakin memperkuat soliditas internal Polri sekaligus mempererat sinergi bersama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Lombok Tengah.

Baca Juga :  Pemantauan dilakukan oleh BKTM Kelurahan Simpasai Polsek Woja AIPDA Haerudin terhadap lahan jagung milik Bapak Jainudin (40) dengan luas sekitar 1 hektar (100 are). Jagung yang ditanam merupakan varietas NK Sumo 7328, dengan umur tanaman memasuki 50 hari dan diperkirakan akan memasuki masa panen pada pertengahan bulan Maret 2026, dengan estimasi hasil panen sekitar ± 8 ton JPK. Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Simpasai AIPDA Haerudin memberikan motivasi serta semangat kepada warga binaannya agar terus mengembangkan sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Kami mengimbau agar para petani terus berinovasi dalam memanfaatkan lahan pertanian maupun lahan pekarangan yang tersedia serta selalu berkoordinasi dengan PPL apabila mengalami kendala teknis maupun kesulitan dalam mendapatkan sarana dan prasarana pertanian,” ujar AIPDA Haerudin. Sementara itu, Kapolsek Woja IPTU Muh. Norkurniawan, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan lahan jagung ini merupakan bagian dari komitmen Polsek Woja dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. “Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas, Polri hadir untuk memberikan pendampingan dan rasa aman kepada para petani sehingga produktivitas pertanian dapat terus meningkat dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” ungkap IPTU Norkurniawan. Secara terpisah, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan pemantauan yang dilakukan jajaran Polsek Woja. “Kegiatan pemantauan lahan pertanian ini merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Sinergi antara Polri, petani, dan instansi terkait diharapkan mampu mewujudkan kemandirian pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas IPTU Nyoman. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar, serta mendapat respons positif dari warga setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *