Berita

Sat Binmas Polres Bima Kota Gelar Jumat Curhat di Area Pelabuhan Bima, Serap Aspirasi Para Sopir

×

Sat Binmas Polres Bima Kota Gelar Jumat Curhat di Area Pelabuhan Bima, Serap Aspirasi Para Sopir

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, NTB (11 April 2025) – Guna mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, serta menyerap langsung keluhan warga terkait situasi kamtibmas di lingkungan pelabuhan, Satuan Binmas Polres Bima Kota menggelar kegiatan Jumat Curhat di Area Pelabuhan Bima, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, pada Jumat pagi (11/04/2025) pukul 09.00 Wita.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Bima Kota Iptu Agus Supriyanto bersama Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima Iptu Kuntho T. Prakoso, S.H., dan sejumlah personel. Dalam kesempatan tersebut, personel bersilaturahmi dan berdialog bersama para sopir truk yang sedang mengantri untuk mengangkut jagung.

Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas Polres Bima Kota Ipda Baiq Fitria Ningsih menjelaskan bahwa Jumat Curhat merupakan bagian dari Program Quick Wins Kapolri yang bertujuan membuka ruang dialog antara Polri dan masyarakat. Melalui program ini, masyarakat dapat menyampaikan langsung keluhan, masukan, dan usulan terkait situasi keamanan dan ketertiban di lingkungannya.

Salah satu sopir yang turut menyampaikan aspirasinya adalah Imran (38), warga Kelurahan Tanjung. Ia menyoroti permasalahan antrian truk yang tidak teratur saat menunggu giliran menimbang jagung. Ia juga berharap agar para pengusaha jagung dapat melakukan pengecekan kadar air jagung (tester) terlebih dahulu, sehingga truk yang tidak memenuhi standar dapat segera meninggalkan lokasi tanpa harus mengantri lama.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran pihak keamanan yang selama ini terus memberikan himbauan dan menjaga situasi kamtibmas di pelabuhan,” ucap Imran mewakili para sopir.

Menanggapi hal tersebut, Kasat Binmas dan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima menyampaikan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan para pengusaha jagung untuk mencari solusi terbaik guna mengurai antrian dan menghindari potensi konflik antar sopir. Pihaknya juga menegaskan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan pelabuhan.

Baca Juga :  CFD Gerung Meriah: Kolaborasi Pemkab dan Polres Lombok Barat untuk Warga Sehat

“Kami juga mengimbau kepada para sopir, buruh, dan masyarakat untuk tidak mengonsumsi miras atau membawa senjata tajam saat beraktivitas di area pelabuhan. Mari kita ciptakan suasana yang aman dan kondusif bersama,” ujar Kasi Humas.

Di akhir kegiatan, personel Polres Bima Kota juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan mengajak seluruh peserta untuk senantiasa bersyukur atas nikmat kesehatan yang memungkinkan aktivitas sehari-hari dapat berjalan dengan lancar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemkab Dompu Serahkan Bantuan Alsintan untuk Dukung Produktivitas dan Swasembada Pangan Dompu, 19 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Dompu melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani penerima manfaat sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung percepatan pra dan pascapanen di tingkat petani. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 19 Agustus 2026 sekitar pukul 10.00 Wita, bertempat di Kantor Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu. Kegiatan dihadiri Bupati Dompu Bambang Firdaus, S.E., Dandim 1614/Dompu Letkol Czi Dedi Tri Sulistyo, S.I.P., perwakilan Kapolres Dompu Ipda Andre Wahyudi, S.H., anggota DPRD Kabupaten Dompu, pimpinan OPD, Camat Woja, para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Woja, serta kelompok tani penerima bantuan. Dalam kegiatan tersebut, bantuan alsintan yang diserahkan terdiri dari 23 unit traktor roda dua, 2 unit combine harvester, dan 1 unit traktor roda empat. Penyerahan ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima, penyerahan kunci kepada penerima manfaat serta uji coba alsintan oleh Bupati Dompu. Bupati Dompu Bambang Firdaus, S.E., menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian dan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu sektor penting bagi perekonomian dan kehidupan masyarakat Dompu. “Bantuan alat dan mesin pertanian ini kita harapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk membantu petani dalam mengolah lahan, mempercepat proses penanaman dan pemanenan, serta menangani hasil pertanian dengan lebih efektif dan efisien,” ujar Bambang Firdaus. Bupati menegaskan bahwa alsintan yang diberikan harus digunakan sesuai peruntukannya dan dikelola secara bersama-sama untuk kepentingan kelompok tani. “Saya meminta kepada seluruh kelompok tani penerima agar menjaga dan merawat bantuan ini dengan sebaik-baiknya. Alsintan ini bukan untuk dikuasai secara pribadi, tetapi harus dimanfaatkan bersama oleh anggota kelompok sesuai kebutuhan dan peruntukannya,” tegasnya. Menurutnya, pemanfaatan teknologi pertanian melalui alsintan diharapkan mampu mengurangi biaya produksi, mempercepat proses pra dan pascapanen, meningkatkan kualitas serta jumlah produksi, dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan petani. “Pemerintah daerah akan terus berupaya membangun sektor pertanian secara berkelanjutan. Namun, keberhasilan pembangunan pertanian membutuhkan sinergi pemerintah, petani, penyuluh, kelompok tani, pelaku usaha dan seluruh pemangku kepentingan,” tambahnya. Sementara itu, Kapolsek Woja IPTU M. Norkurniawan, S.H., menyampaikan bahwa jajaran Polsek Woja akan mendukung dan mengawal proses penyaluran bantuan agar berjalan aman, tertib dan tepat sasaran. “Kami dari Polsek Woja siap mengawal setiap tahapan penyaluran bantuan ini agar berjalan aman dan lancar. Kami juga akan melakukan koordinasi serta monitoring untuk memastikan bantuan dapat diterima oleh kelompok tani yang telah ditetapkan,” ujar IPTU M. Norkurniawan. Kapolsek juga mengimbau seluruh pihak, khususnya kelompok tani penerima manfaat, agar menggunakan bantuan sesuai peruntukannya dan menjaga komunikasi apabila terdapat persoalan dalam pemanfaatan maupun pengelolaan alsintan. “Kami berharap bantuan ini benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan produktivitas petani. Apabila ada permasalahan atau perbedaan pemahaman, hendaknya diselesaikan melalui komunikasi dan koordinasi dengan pihak terkait, sehingga tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat,” tambahnya. Dari sisi keamanan, Polsek Woja juga melakukan koordinasi dan monitoring sebagai langkah deteksi dini dan deteksi aksi guna mengantisipasi potensi kecemburuan sosial maupun persoalan antar kelompok tani terkait perbedaan jenis dan jumlah bantuan yang diterima. Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan bahwa Polri mendukung program pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan. “Polres Dompu mendukung penuh program pemerintah daerah dalam membantu para petani. Bantuan alsintan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian sekaligus mendukung program swasembada pangan,” ungkap IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan, kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan setiap program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dapat berjalan aman, tertib dan kondusif. “Jajaran Polres Dompu akan terus melakukan pengamanan, pengawalan dan monitoring secara humanis serta mengedepankan koordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Kami berharap seluruh penerima dapat memanfaatkan bantuan secara bertanggung jawab untuk kepentingan bersama,” pungkasnya. Seluruh rangkaian kegiatan penyerahan bantuan alsintan berakhir sekitar pukul 11.25 Wita dan berlangsung dalam keadaan aman, lancar dan kondusif. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Pemerintah Kabupaten Dompu melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan…