Berita

Momen Haru: Anak TK Kagum dengan Profesi Polisi di Lombok Barat

×

Momen Haru: Anak TK Kagum dengan Profesi Polisi di Lombok Barat

Sebarkan artikel ini
Intip Keseruan Anak TK Belajar Langsung dari Shabara Polres Lombok Barat

Lombok Barat, NTB – Menanamkan kecintaan terhadap profesi kepolisian sejak usia dini, Satuan Samapta (Sat Samapta) Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat, Polda NTB, menerima kunjungan istimewa dari anak-anak TK Islam Terpadu-Imam Bohari. Kunjungan yang berlangsung pada Sabtu (18/1/2025) pukul 09.16 WITA di depan Barak Dalmas Polres Lombok Barat ini diisi dengan pengenalan profesi Polri, khususnya perlengkapan yang digunakan oleh Shabara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Polisi Sahabat Anak” yang rutin dilaksanakan oleh Polres Lombok Barat. Tujuannya adalah untuk mendekatkan sosok polisi kepada anak-anak, menghilangkan kesan takut, dan menumbuhkan rasa simpati serta hormat terhadap profesi penegak hukum.

Pengenalan Perlengkapan Shabara yang Menarik Perhatian Anak-Anak

Anak-anak TK yang didampingi oleh guru dan orang tua mereka tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Para anggota Sat Samapta dengan sabar dan ramah menjelaskan fungsi dari berbagai perlengkapan yang biasa digunakan oleh Shabara dalam menjalankan tugasnya. Mulai dari helm, tameng, rompi anti peluru, hingga kendaraan patroli, semuanya diperkenalkan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh anak-anak.

Beberapa anak bahkan berkesempatan untuk mencoba langsung beberapa perlengkapan, seperti memakai helm atau memegang tameng. Hal ini tentu saja menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi mereka. Suasana kegiatan pun dipenuhi dengan tawa dan keceriaan.

Menjalin Kedekatan Antara Polisi dan Masyarakat Sejak Usia Dini

Kasat Samapta Polres Lombok Barat, Iptu Eko Nugroho, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan pengenalan profesi Polri kepada anak-anak TK ini sangat penting untuk membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat sejak usia dini.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen kami untuk menjadi ‘Polisi Sahabat Anak’. Kami ingin anak-anak mengenal polisi sebagai sosok yang ramah dan siap membantu, bukan sosok yang menakutkan,” ujar Iptu Eko Nugroho.

Baca Juga :  Modus Pura-Pura Beli Bensin, Dua Pelaku Curanmor di Lombok Barat Akhirnya Diringkus Polisi

Lebih lanjut, Iptu Eko Nugroho menambahkan, “Dengan pengenalan profesi Polri sejak dini, diharapkan anak-anak dapat memahami tugas dan peran polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Hal ini juga dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat nasionalisme pada diri mereka.”

Program Polisi Sahabat Anak Terus Digalakkan

Kegiatan pengenalan profesi Polri kepada anak-anak TK Islam Terpadu-Imam Bohari ini merupakan salah satu dari sekian banyak kegiatan “Polisi Sahabat Anak” yang telah dilaksanakan oleh Polres Lombok Barat. Ke depan, Polres Lombok Barat akan terus menggalakkan program ini dengan berbagai inovasi dan kegiatan yang lebih menarik lagi.

“Kami berharap melalui program ‘Polisi Sahabat Anak’, citra Polri di mata masyarakat, khususnya anak-anak, akan semakin positif. Kami ingin menjadi bagian dari masyarakat dan bersama-sama membangun bangsa yang lebih baik,” pungkas Iptu Eko Nugroho.

Dampak Positif Kegiatan Bagi Anak-Anak dan Masyarakat

Kegiatan pengenalan profesi Polri ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi anak-anak dan masyarakat. Bagi anak-anak, kegiatan ini memberikan pengetahuan baru tentang profesi kepolisian, menghilangkan rasa takut terhadap polisi, dan menumbuhkan rasa hormat terhadap penegak hukum. Sedangkan bagi masyarakat, kegiatan ini mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat, serta membangun kepercayaan publik terhadap Polri.

Harapan Kedepan

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan akan tercipta generasi muda yang cinta tanah air, patuh hukum, dan menghormati profesi kepolisian. Polres Lombok Barat berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memberikan pelayanan yang terbaik. Kegiatan “Polisi Sahabat Anak” akan terus digalakkan sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut.

Kegiatan yang berlangsung hingga selesai tersebut berjalan dengan lancar dan sukses. Anak-anak tampak senang dan antusias mengikuti setiap rangkaian acara. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi perkembangan anak-anak dan hubungan antara polisi dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polsek Pekat Amankan Terduga Penyalahgunaan Narkotika, Sabu Bruto 0,97 Gram Diserahkan ke Satresnarkoba Dompu, NTB — Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY (35), warga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dari hasil penggeledahan di sebuah rumah di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, petugas menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,97 gram. Pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pencurian dua ekor sapi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Pekat melakukan penyelidikan hingga menemukan dua ekor sapi yang diduga berkaitan dengan laporan tersebut di rumah seorang pembeli sapi di wilayah Kecamatan Pekat. Selanjutnya, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Polsek Pekat melakukan penindakan terhadap terduga MY di wilayah Desa Soritatanga. Dalam rangkaian penggeledahan yang disaksikan saksi masyarakat, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, plastik klip, satu bong lengkap sebagai alat hisap, serta sebuah tas/dompet yang berisi gunting, korek api dan klip kosong bekas pakai. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, narkotika jenis sabu tersebut memiliki berat bruto 0,97 gram. Selain itu, dari rangkaian penanganan perkara awal, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan penadahan/pencurian ternak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, anggota Polsek Pekat kemudian menyerahkan terduga beserta barang bukti dugaan narkotika kepada Penyidik Satresnarkoba Polres Dompu di ruang Satresnarkoba Polres Dompu untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasatresnarkoba Polres Dompu IPTU RAHMADUN SISWADI, S.H., membenarkan adanya penyerahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima terduga dan barang bukti dari Polsek Pekat, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum. “Setelah menerima penyerahan dari Polsek Pekat, Satresnarkoba Polres Dompu melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga dan barang bukti yang diserahkan. Selanjutnya kami akan mendalami asal-usul narkotika, keterlibatan pihak lain serta melakukan serangkaian tindakan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar IPTU Rahmadun. Menurutnya, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menginterogasi terduga, melakukan penyelidikan terhadap sumber narkotika, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penentuan langkah hukum selanjutnya. “Penyidik akan bekerja secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Setiap perkembangan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan saksi, penyusunan laporan polisi, pemberkasan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya. Terhadap terduga, penyidik mendalami dugaan tindak pidana memiliki, menguasai atau menyimpan narkotika, dengan penerapan pasal yang akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh. Sementara itu, Tanggapan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat anggota Polsek Pekat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat hingga menemukan adanya dugaan tindak pidana narkotika. “Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan apabila ditemukan adanya tindak pidana, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, Polsek jajaran dan Satresnarkoba sangat penting dalam mengungkap peredaran narkotika. “Polres Dompu mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Identitas pelapor akan ditangani sesuai ketentuan dan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya. Saat ini, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber narkotika serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Seluruh rangkaian kegiatan penangkapan, penggeledahan hingga penyerahan terduga dan barang bukti berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY…