Mataram, NTB – Menjaga keamanan lingkungan bukan hanya tugas aparat, tetapi juga membutuhkan kepedulian seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda. Dengan pendekatan humanis dan penuh keakraban, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Jempong Baru, Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-09/Ampenan bersama Bhabinkamtibmas turun langsung menyapa dan berdialog dengan sejumlah remaja yang berkumpul pada malam hari di Lingkungan Mapak, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Sabtu malam (7/11/2026).
Kegiatan komunikasi sosial (Komsos) tersebut menjadi salah satu upaya aparat kewilayahan dalam membangun kesadaran generasi muda tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Bukan sekadar memberikan imbauan, kehadiran aparat juga menjadi bentuk perhatian agar para remaja merasa didampingi dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan tempat tinggalnya.
Pendekatan Humanis, Cegah Kenakalan Remaja
Dalam suasana santai dan kekeluargaan, Babinsa Jempong Baru, Serka Samsuri, bersama Bhabinkamtibmas menyempatkan diri berdialog langsung dengan para remaja. Mereka mengingatkan pentingnya menjaga sikap, menghormati masyarakat sekitar, serta menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, khususnya pada malam hari.
Serka Samsuri menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Karena itu, energi serta waktu yang dimiliki para remaja hendaknya diarahkan pada kegiatan yang bermanfaat dan membangun masa depan.
“Generasi muda merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan lingkungan. Kami berharap adik-adik dapat mengisi waktu dengan kegiatan positif, menjauhi pergaulan negatif, serta tidak terlibat dalam balap liar, perkelahian, penyalahgunaan narkoba maupun tindakan lain yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan masyarakat,” ujar Serka Samsuri.
Ia juga mengingatkan agar para remaja tidak berkeliaran hingga larut malam tanpa kepentingan yang jelas. Selain itu, mereka diajak membangun sikap saling menghargai, menjaga kerukunan, serta tidak mudah terpengaruh ajakan yang dapat memicu perselisihan.
Menurutnya, kepedulian terhadap keamanan lingkungan dapat dimulai dari hal sederhana. Salah satunya dengan berani menyampaikan informasi kepada aparat apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan Kamtibmas.
Kehadiran Aparat Berikan Rasa Aman
Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Rudi (35), salah seorang warga setempat, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang bersedia meluangkan waktu untuk memberikan arahan kepada para remaja.
Menurutnya, pendekatan secara langsung dan kekeluargaan seperti ini penting dilakukan agar generasi muda merasa diperhatikan, bukan sekadar ditegur ketika melakukan kesalahan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang sudah memberikan arahan serta nasihat kepada anak-anak muda di lingkungan kami. Mereka merasa diperhatikan dan diingatkan agar melakukan kegiatan positif, tidak membuat keributan, serta ikut menjaga keamanan lingkungan. Kami siap mendukung upaya menciptakan suasana yang aman dan kondusif,” tutur Rudi.
Bangun Kesadaran, Wujudkan Lingkungan Kondusif
Melalui Komsos tersebut, Babinsa dan Bhabinkamtibmas berharap terbangun komunikasi yang semakin erat antara aparat keamanan, generasi muda, dan masyarakat. Sebab, keamanan lingkungan tidak cukup hanya mengandalkan patroli, tetapi juga membutuhkan kesadaran, kepedulian, serta keterlibatan warga.
Kehadiran aparat di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi ruang komunikasi yang terbuka, sehingga berbagai persoalan sosial dapat dicegah sejak dini melalui pendekatan persuasif.
Dengan terjalinnya sinergi tersebut, Lingkungan Mapak diharapkan tetap menjadi kawasan yang aman, nyaman, dan harmonis. Sebuah lingkungan yang tidak hanya terjaga dari gangguan keamanan, tetapi juga mampu memberikan ruang bagi generasi muda untuk tumbuh, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik.











