Salah seorang perwakilan calon peserta menyampaikan apresiasi atas perhatian dan arahan yang diberikan Dandim. Menurutnya, pengarahan tersebut menjadi motivasi sekaligus pengingat bahwa keberhasilan harus diraih melalui kemampuan sendiri, bukan dengan mengandalkan bantuan pihak lain.
“Kami mengucapkan terima kasih atas arahan dan motivasi yang diberikan. Ini menjadi pengingat bagi kami untuk lebih disiplin mempersiapkan diri, menjaga kesehatan, menjauhi narkoba, serta mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan jujur. Kami siap berusaha dan berdoa agar dapat meraih cita-cita menjadi prajurit TNI AD melalui kemampuan sendiri,” ungkapnya.
Wujudkan Prajurit Profesional dari Generasi Berintegritas
Di akhir kegiatan, Dandim kembali berpesan agar seluruh calon peserta tetap menjaga semangat, percaya pada kemampuan diri sendiri, serta tidak mudah terpengaruh oleh tawaran yang menjanjikan kelulusan secara instan.
Baginya, proses seleksi bukan sekadar tahapan untuk memperoleh status sebagai prajurit, melainkan juga menjadi langkah awal membentuk karakter calon abdi negara yang memiliki disiplin, loyalitas, integritas, dan tanggung jawab.
Melalui pengarahan ini, diharapkan para calon Bintara dan Tamtama TNI AD Tahun Anggaran 2027 semakin memahami pentingnya kesiapan diri sekaligus memperoleh informasi yang benar mengenai mekanisme penerimaan prajurit.
“Raih cita-cita menjadi prajurit TNI AD dengan usaha, doa, disiplin, dan kemampuan sendiri. Jangan tergiur janji kelulusan melalui jalur belakang. Ingat, seleksi TNI AD gratis dan kesempatan harus diperjuangkan dengan jujur,” pungkas Kolonel Inf Nyarman, M.Tr.(Han)., Dandim 1606/Mataram.











