Pengamanan dan monitoring ini dilaksanakan bersama Babinsa, Kasi Trantib, kepala lingkungan (Kaling), serta anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas). Kehadiran petugas bertujuan untuk memastikan rangkaian tradisi nyongkolan berjalan tertib, aman, dan lancar.
Dalam pelaksanaannya, rombongan nyongkolan diiringi oleh dua barungan atau grup gendang praja/beteb yang turut memeriahkan perjalanan rombongan mempelai bersama keluarga dan masyarakat.
Petugas melakukan pemantauan terhadap jalannya kegiatan, termasuk memastikan ketertiban rombongan adat serta memberikan perhatian terhadap keselamatan masyarakat yang mengikuti maupun menyaksikan prosesi nyongkolan.
Pada kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada perangkat adat, keluarga mempelai, serta masyarakat yang terlibat dalam kegiatan. Masyarakat diimbau untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan selama prosesi berlangsung hingga selesai.
Selain itu, BKTM bersama Babinsa dan perangkat kelurahan turut melakukan pengaturan arus lalu lintas di sepanjang rute yang dilalui rombongan. Langkah tersebut dilakukan guna menjaga kelancaran kendaraan bermotor dan memberikan keamanan bagi para pejalan kaki maupun pengguna jalan lainnya.
Sinergi antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat kelurahan, Linmas, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tradisi adat di wilayah Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur.
Melalui kegiatan pengamanan dan monitoring ini, diharapkan tradisi nyongkolan dapat terus dilaksanakan dengan tertib, sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif.











