Berita

TNI-Polri Bersama Polhut dan Masyarakat Mitra Hutan Gelar Smart Patrol di Kawasan Taman Nasional Gunung Tambora

×

TNI-Polri Bersama Polhut dan Masyarakat Mitra Hutan Gelar Smart Patrol di Kawasan Taman Nasional Gunung Tambora

Sebarkan artikel ini

 

Dompu, NTB – Dalam upaya menjaga kelestarian kawasan hutan dan mencegah terjadinya kebakaran serta aktivitas ilegal, personel Polsek Pekat bersama TNI AD, Balai Taman Nasional Gunung Tambora, Manggala Agni dan masyarakat mitra hutan melaksanakan Smart Patrol gabungan di kawasan Hutan Taman Nasional Gunung Tambora, Minggu (20/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 Wita tersebut menyasar jalur So Tompo, Kecamatan Kempo, serta Dusun Karya Sari, Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu.

Patroli gabungan tersebut melibatkan lima personel Balai Taman Nasional Gunung Tambora, dua personel Manggala Agni dan Mitra Polhut, dua personel Polsek Pekat serta dua personel TNI AD.

Dalam pelaksanaannya, tim gabungan melakukan pemantauan terhadap titik-titik yang berpotensi mengalami kebakaran sekaligus melakukan langkah pencegahan apabila ditemukan titik api guna mengantisipasi meluasnya areal yang terbakar.

Selain itu, petugas juga melakukan pendekatan persuasif dengan memberikan imbauan kepada warga dan kelompok tani yang ditemui, khususnya masyarakat yang memiliki lahan berdekatan dengan zona kawasan Taman Nasional Gunung Tambora.

Patroli turut difokuskan pada pengawasan dan pengamanan pal batas antara kawasan hutan konservasi dengan hutan hak masyarakat agar tidak dipindahkan, dirusak maupun dimanfaatkan secara ilegal oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Petugas juga melakukan pengawasan terhadap areal atau jalur yang berpotensi digunakan untuk aktivitas perburuan guna mencegah terjadinya perburuan terhadap satwa yang berada di dalam kawasan konservasi.

Kapolsek Pekat IPTU Jubaidin mengatakan bahwa kegiatan Smart Patrol merupakan bentuk sinergitas lintas sektoral dalam menjaga kawasan Taman Nasional Gunung Tambora dari berbagai bentuk ancaman, termasuk kebakaran hutan dan lahan, perambahan maupun perburuan satwa.

Baca Juga :  Pendistribusian MBG di Kuripan, Bhabinkamtibmas Turun Langsung!

“Patroli ini merupakan langkah preventif untuk memastikan kawasan Taman Nasional Gunung Tambora tetap terjaga. Kami bersama seluruh unsur terkait melakukan pemantauan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak kawasan hutan.”

Kapolsek Pekat juga mengimbau masyarakat yang memiliki lahan di sekitar kawasan hutan agar tidak melakukan pembukaan maupun pembersihan lahan dengan cara membakar.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Api dapat dengan mudah meluas dan berpotensi menyebabkan kebakaran hutan yang berdampak terhadap lingkungan serta masyarakat di sekitarnya.”

IPTU Jubaidin juga meminta masyarakat untuk tidak melakukan perambahan maupun memindahkan atau merusak pal batas kawasan.

“Mari kita hormati batas kawasan hutan. Jangan melakukan perambahan, merusak pal batas ataupun mengambil hasil hutan secara ilegal. Apabila menemukan adanya aktivitas mencurigakan maupun titik api di kawasan hutan, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat.”

Ia menambahkan, kelestarian Taman Nasional Gunung Tambora merupakan tanggung jawab bersama sehingga diperlukan kepedulian seluruh elemen masyarakat.

“Hutan bukan hanya untuk kita manfaatkan saat ini, tetapi juga harus kita jaga agar tetap dapat memberikan manfaat bagi generasi yang akan datang. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk menjadi mitra dalam menjaga kawasan hutan.”

Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap sinergitas TNI-Polri, Balai Taman Nasional Gunung Tambora, Manggala Agni, Polhut dan masyarakat dalam menjaga kawasan hutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *