Lombok Utara, NTB – Suasana Pasar Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, terasa berbeda. Di tengah aktivitas masyarakat yang mulai berlangsung, sejumlah personel TNI bersama unsur masyarakat turun langsung membersihkan lingkungan pasar. Bukan sekadar menyapu dan merapikan area, kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian bersama untuk menjaga pasar tetap bersih, tertata, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung, Sabtu (19/9/2026).
Kegiatan Karya Bhakti dimulai sejak pagi. Sejumlah anggota personel Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-02/Tanjung bersama Bhabinkamtibmas Sokong, kader Kabupaten Lombok Utara, serta sejumlah unsur masyarakat melaksanakan pembersihan di kawasan Pasar Tanjung.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi NTB Sudirsah dan Anggota DPRD Kabupaten Lombok Utara Artadi. Kehadiran berbagai unsur dalam kegiatan itu memperlihatkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak.
Pasar Bersih, Aktivitas Masyarakat Lebih Nyaman
Komandan Koramil (Danramil) 1606-02/Tanjung Kapten Inf Djendra, “Pasar menjadi salah satu ruang publik yang setiap hari dipenuhi aktivitas masyarakat. Pedagang menggantungkan penghasilan dari transaksi yang berlangsung, sementara warga datang untuk memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
“Karena itu, kebersihan pasar memiliki arti penting. Lingkungan yang terawat tidak hanya membuat kawasan terlihat lebih tertata, tetapi juga membantu menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas di dalamnya,” tegas nya.
Melalui Karya Bhakti tersebut, personel Koramil 1606-02/Tanjung bersama unsur terkait membersihkan bagian-bagian lingkungan pasar yang membutuhkan perhatian. Sampah dan berbagai material yang mengganggu kebersihan dikumpulkan dan dirapikan agar kawasan pasar kembali terlihat lebih tertib.
Kepedulian Dimulai dari Lingkungan Terdekat
Salah satu warga yang turut dalam kegiatan tersebut mengungkapkan, “Meski dilaksanakan dalam waktu singkat, aksi tersebut membawa pesan sederhana: lingkungan yang bersih membutuhkan kepedulian dan keterlibatan bersama.
Pasar bukan hanya tempat bertemunya penjual dan pembeli. Di tempat inilah roda ekonomi masyarakat bergerak setiap hari,” ucapnya.
Menjaga kebersihannya berarti ikut menjaga ruang kehidupan yang digunakan banyak orang. Karya Bhakti di Pasar Tanjung pun menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana. Ketika berbagai unsur mau turun tangan dan bekerja bersama, menjaga kebersihan tidak lagi terasa sebagai beban, melainkan menjadi tanggung jawab bersama demi lingkungan yang sehat dan nyaman.











