Mataram, NTB – Ribuan jamaah larut dalam suasana religius saat mengikuti Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di halaman Pondok Pesantren Darul Aman, Lingkungan Tegal, Kelurahan Selagalas, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, Jumat (21/8/2026) malam.
Sekitar ±2.000 peserta yang terdiri dari wali santri, alumni, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar hadir dalam kegiatan tersebut. Momentum Maulid Nabi itu tidak hanya diisi dengan tausyiah dan zikir, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Kegiatan turut dihadiri Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Selagalas, Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-01/Cakranegara, Serka L. Suhelman. Sejumlah unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat juga hadir, di antaranya Pimpinan Ponpes Darul Aman TGH Chairul Umam, S.Pd., perwakilan Kecamatan Sandubaya, perwakilan Koramil Cakranegara, perwakilan Polsek Sandubaya, Lurah Selagalas, anggota DPRD Kota Mataram, tokoh agama, tokoh masyarakat, Bhabinkamtibmas, serta wali santri dan alumni.
Pimpinan Ponpes Darul Aman, TGH Chairul Umam, S.Pd., menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi menjadi kesempatan penting untuk kembali mengingat perjuangan dan keteladanan Rasulullah SAW.
“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kami berharap seluruh jamaah, khususnya para santri dan generasi muda, dapat mengambil keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya melalui ilmu, tetapi juga melalui akhlak, kepedulian, persaudaraan, dan sikap saling menghormati,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran wali santri, alumni, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur pemerintahan dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran kuatnya kebersamaan masyarakat dalam mendukung kegiatan pendidikan dan keagamaan.
Sementara itu, Babinsa Kelurahan Selagalas Serka L. Suhelman mengatakan, kehadirannya merupakan bagian dari tugas pembinaan wilayah sekaligus bentuk kepedulian terhadap kegiatan masyarakat, khususnya kegiatan keagamaan.
“Tabligh Akbar seperti ini menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi. Kami dari TNI akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat dan membantu menciptakan suasana yang aman serta nyaman, sehingga kegiatan keagamaan dapat berlangsung dengan baik,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan nilai-nilai yang disampaikan dalam tausyiah sebagai pedoman dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang rukun dan harmonis.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan pada pukul 21.00 WITA, kemudian dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Pondok Pesantren Darul Aman.
Memasuki acara inti, jamaah mengikuti tausyiah dan zikir dengan penuh khidmat. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa pada pukul 22.15 WITA.
Seluruh kegiatan berakhir sekitar pukul 22.30 WITA. Selama pelaksanaan, kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Lebih dari itu, nilai keteladanan Rasulullah dapat terus tumbuh dalam kehidupan keluarga, lingkungan pesantren, dan masyarakat.











