Berita

Polres Lombok Utara Tanam 10.000 Pohon Dukung Gerakan Indonesia Asri

×

Polres Lombok Utara Tanam 10.000 Pohon Dukung Gerakan Indonesia Asri

Sebarkan artikel ini

Lombok Utara, NTB — Kepolisian Resor Lombok Utara, Polda Nusa Tenggara Barat, menanam 10.000 pohon secara serentak melalui Gerakan Indonesia Asri di Desa Bentek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, Jumat (14/8).

Kegiatan mengusung tema “Menanam Hari Ini, Melestarikan Bumi untuk Negeri” tersebut menjadi bagian dari implementasi program Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja sekaligus rangkaian memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Penanaman dipimpin Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K. dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Utara, para pejabat utama Polres Lombok Utara, Danramil Kayangan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, mahasiswa KKN UIN dan Universitas Mataram, perangkat kewilayahan, personel Polres Lombok Utara serta personel Brimob Kompi 3 Yon A Pelopor.

Di lokasi kegiatan, sedikitnya 500 bibit pohon ditanam secara bersama-sama. Bibit tersebut terdiri atas 300 pohon kemiri, 200 pohon alpukat dan 100 pohon jati yang berasal dari BPDAS Provinsi NTB.

Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta mengatakan gerakan penghijauan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga alam.

“Penanaman pohon ini bukan hanya kegiatan penghijauan, tetapi merupakan bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan. Apa yang kita tanam hari ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan generasi yang akan datang,” katanya.

Menurut dia, keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan tersebut menjadi kekuatan penting untuk memastikan gerakan penghijauan dapat memberikan dampak yang berkelanjutan.

Polri, kata dia, tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga kelestarian lingkungan. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, mahasiswa, perangkat kewilayahan dan seluruh elemen yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

Baca Juga :  Polri Hadir di Tengah Petani, Dorong Produktivitas Jagung di Dompu

“Yang paling penting bukan hanya menanam, tetapi bagaimana kita bersama-sama merawat dan menjaga pohon yang sudah ditanam agar dapat tumbuh dengan baik,” ujar Agus.

Ia mengatakan pemilihan tanaman kemiri, alpukat dan jati juga diharapkan memberikan manfaat ekologis sekaligus memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Lombok Utara Sahabudin mengapresiasi langkah Polres Lombok Utara yang melibatkan berbagai unsur dalam gerakan penghijauan tersebut.

Menurut dia, kegiatan penanaman pohon merupakan bagian penting dari upaya menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Lombok Utara.

“Pemerintah daerah tentu sangat mengapresiasi kegiatan ini. Menanam pohon berarti kita sedang menyiapkan lingkungan yang lebih baik bagi generasi yang akan datang,” katanya.

Sahabudin menilai sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam kegiatan lingkungan merupakan bentuk nyata kolaborasi untuk menjaga sumber daya alam.

Namun, Sahabudin mengingatkan bahwa tantangan sesungguhnya berada setelah kegiatan penanaman selesai. Pemeliharaan, pengawasan dan keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting agar bibit yang ditanam tidak berhenti sebagai simbol kegiatan.

“Jangan sampai setelah ditanam kemudian tidak dirawat. Kita berharap ada tanggung jawab bersama untuk menjaga tanaman ini sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Sahabudin juga menyoroti keterlibatan mahasiswa yang sedang melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Menurut dia, kehadiran generasi muda dapat menjadi kekuatan penting dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *