Bali NusraBeritaBerita NTBDaerahKetahanan PanganNasionalNewsNewsbeatNTBNTB One TerkiniPemerintahanSinergitas Pemda TNI POLRITNI-Polri

TNI Polri Hadir, Jembatan Garuda Jadi Simbol Pengabdian

×

TNI Polri Hadir, Jembatan Garuda Jadi Simbol Pengabdian

Sebarkan artikel ini

LOMBOK UTARA, NTB — Penantian warga Dusun Pengadang Baru, Desa Mumbulsari, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, akhirnya menemukan jawaban. Jembatan Garuda yang selama ini menjadi harapan masyarakat resmi diresmikan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), disaksikan langsung Presiden Republik Indonesia melalui Video Conference, Kamis siang (13/8/2026).

Peresmian yang berlangsung tersebut bukan sekadar seremoni. Bagi masyarakat setempat, jembatan tersebut menjadi pintu baru menuju akses yang lebih mudah, mobilitas yang lebih lancar, serta peluang kehidupan yang lebih baik.

Sejumlah orang hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, pemerintah desa, hingga para kepala dusun se-Desa Mumbulsari.

Hadir antara lain Sekda Kabupaten Lombok Utara Sahabudin, M.Si., mewakili Bupati KLU, Ketua DPRD KLU Agus Jasmani, S.IP., Komandan Kodim (Dandim) 1606/Mataram Kolonel Inf. Nyarman, M.Tr.(Han), Kapolres KLU AKBP Agus Purwanta, S.I.K., serta jajaran pemerintah daerah, TNI-Polri dan pemerintah Desa Mumbulsari.

 

Presiden: Bukti Negara Hadir untuk Rakyat

Rangkaian peresmian diawali laporan KASAD dan Kapolri, kemudian dilanjutkan dengan penayangan video pembangunan sarana dan prasarana yang dikerjakan TNI dan Polri untuk masyarakat.

Melalui Video Conference, Presiden RI H. Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada TNI dan Polri atas pengabdian yang diberikan kepada masyarakat.

Presiden menyebut, secara nasional pada momentum tersebut diresmikan 3.335 jembatan yang dibangun TNI dan Polri serta 3.000 titik air bersih yang dibangun TNI Angkatan Darat.

Menurut Presiden, pembangunan tersebut merupakan bagian dari misi bakti dan pengabdian kepada rakyat, terutama masyarakat yang berada di wilayah terpencil dan memiliki keterbatasan akses.

Kehadiran prajurit di tengah masyarakat, lanjut Presiden, menunjukkan bahwa negara tidak hanya hadir melalui kebijakan, tetapi juga melalui kerja nyata yang langsung dirasakan rakyat.

Baca Juga :  Rakernis Humas Polri 2025 Dibuka dengan Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan di Akpol Semarang

 

Dandim: Jembatan Ini Menghubungkan Harapan

Dandim 1606/Mataram Kolonel Inf. Nyarman, M.Tr.(Han), menegaskan bahwa Jembatan Garuda merupakan hasil sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat.

“Jembatan ini bukan hanya menghubungkan dua wilayah, tetapi juga menghubungkan harapan masyarakat dengan kemudahan akses dan kehidupan yang lebih baik,” ujar Dandim.

Ia berharap keberadaan jembatan dapat memperlancar aktivitas warga. Tidak hanya untuk mobilitas sehari-hari, tetapi juga mendukung kegiatan ekonomi, pendidikan dan sosial masyarakat.

Dandim juga mengajak masyarakat menjaga jembatan tersebut secara bersama-sama. Menurutnya, pembangunan akan memberikan manfaat maksimal apabila dirawat dan digunakan dengan penuh tanggung jawab.

“Semangat gotong royong dan kebersamaan seperti inilah yang harus terus kita jaga. Ketika TNI, Polri, pemerintah dan masyarakat bersatu, berbagai tantangan dapat kita hadapi bersama,” tegasnya.

 

Bukan Sekadar Jembatan

Bagi warga Dusun Pengadang Baru dan wilayah sekitarnya, Jembatan Garuda memiliki arti yang jauh lebih besar daripada sekadar bangunan fisik.

Jembatan ini membuka akses menuju aktivitas yang sebelumnya menghadapi keterbatasan. Anak-anak dapat memiliki akses perjalanan yang lebih mudah menuju sekolah. Warga dapat bergerak lebih lancar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pelaku usaha juga memiliki peluang lebih besar untuk menjalankan aktivitas ekonomi.

Di Kabupaten Lombok Utara sendiri terdapat dua jembatan Aramko Merah Putih, yakni Jembatan Garuda di Dusun Pengadang Baru, Desa Mumbulsari, Kecamatan Bayan, dan jembatan di Dusun Soloh, Desa Rempek, Kecamatan Gangga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *