Berita

Satlantas Polres Lombok Barat Gelar Police Goes to School di Ponpes Darul Mustofa NW

×

Satlantas Polres Lombok Barat Gelar Police Goes to School di Ponpes Darul Mustofa NW

Sebarkan artikel ini
Cegah Perundungan dan Laka Lantas, Polres Lombok Barat Sambangi Ponpes Darul Mustofa NW

LOMBOK BARAT — Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif terus digencarkan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Barat. Melalui Unit Kamsel, jajaran kepolisian kembali menggelar program Police Goes to School yang kali ini menyasar para santri dan santriwati di Pondok Pesantren Darul Mustofa NW.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (23/7/2026) mulai pukul 08.30 WITA tersebut dikemas secara interaktif. Tidak bergerak sendiri, Unit Kamsel Satlantas Polres Lombok Barat juga menggandeng Tim Indosat serta anggota Saka Bhayangkara untuk memberikan edukasi komprehensif kepada para pelajar.

Membangun Kesadaran Berlalu Lintas Sejak Dini

Fokus utama dalam sosialisasi ini adalah menanamkan etika dan pemahaman terkait aturan berlalu lintas sejak usia muda. Para santri diberikan materi mengenai pentingnya menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara, memahami arti rambu-rambu lalu lintas, hingga pentingnya mengutamakan keselamatan daripada kecepatan di jalan raya.

Langkah preventif ini diambil guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan yang sering kali melibatkan anak usia sekolah. Dengan pemahaman yang kuat sejak dini, para pelajar diharapkan mampu menjadi pelopor keselamatan lalu lintas (pioneer of traffic safety), baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan sekitarnya.

Sosialisasi Pencegahan Perundungan di Lingkungan Sekolah

Selain fokus pada Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas), kegiatan ini juga menyisipkan materi krusial mengenai bahaya bullying atau perundungan. Fenomena perundungan di lingkungan pendidikan menjadi perhatian serius kepolisian karena dapat berdampak buruk pada kesehatan mental dan perkembangan karakter peserta didik.

Tim gabungan memberikan edukasi mengenai bentuk-bentuk perundungan, dampak hukum serta psikologis bagi korban dan pelaku, hingga bagaimana cara bersikap jika melihat atau mengalami tindakan perundungan. Melalui pendekatan persuasif, para santri diajak untuk saling menghargai dan menciptakan suasana belajar yang ramah serta bebas dari intimidasi.

Baca Juga :  Polsek Langgudu Gelar Jumat Curhat, Warga Desa Rupe Keluhkan Kenakalan Remaja

Komitmen Kepolisian dalam Mengayomi Generasi Muda

Kasat Lantas Polres Lombok Barat, Iptu Anton Prasetya Wijaya, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa program Police Goes to School merupakan bentuk komitmen nyata Polri dalam merangkul generasi muda agar lebih tertib hukum dan berkarakter positif.

“Kegiatan ini kami laksanakan dengan sasaran para santri dan santriwati dalam rangka memberikan pemahaman tertib berlalu lintas sejak dini. Harapannya, mereka bisa menjadi pelopor keselamatan dalam berlalu lintas demi terciptanya Kamseltibcar Lantas. Selain itu, kami juga memberikan edukasi agar para siswa mampu menerapkan nilai-nilai anti-bullying di lingkungan sekolah mereka,” ujar Iptu Anton Prasetya Wijaya, Kamis (23/7/2026).

Iptu Anton menambahkan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti Tim Indosat dan Saka Bhayangkara, semakin memperkuat jangkauan pesan edukatif yang disampaikan kepada para siswa.

Antusiasme Santri dan Pembagian Sarana Kontak

Suasana kegiatan di Pondok Pesantren Darul Mustofa NW berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para santri tampak aktif berinteraksi saat sesi tanya jawab dibuka oleh pemateri. Berbagai pertanyaan seputar aturan berkendara yang aman hingga cara menyikapi tindakan perundungan dilontarkan oleh para peserta.

Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif para pelajar, kegiatan diakhiri dengan pembagian bingkisan menarik sebagai sarana kontak kepada perwakilan siswa dan siswi. Pemberian sarana kontak ini diharapkan dapat menjadi kenang-kenangan sekaligus pengingat bagi para santri untuk selalu menerapkan ilmu yang telah didapatkan selama sosialisasi berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *