Berita

Pimpin Upacara Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolres Bima Kabupaten:Jadikan Tugas sebagai ibadah, Setiap Pelayanan Sebagai kehormatan dan jadikan kepercayaan rakyat sebagai Landasan Utama

×

Pimpin Upacara Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolres Bima Kabupaten:Jadikan Tugas sebagai ibadah, Setiap Pelayanan Sebagai kehormatan dan jadikan kepercayaan rakyat sebagai Landasan Utama

Sebarkan artikel ini

 

Kedua, tingkatkan Profesionalitas dalam pelaksanaan tugas. Polri harus mampu memastikan profesionalitas setiap anggota dalam pelaksanaan tugas, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan penegakan hukum. Manfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta tingkatkan transparansi proses kerja dan perkuat akuntabilitas organisasi. Hal ini sangat penting untuk meraih kepercayaan publik terhadap polri.

Ketiga, perkuat kapasitas sumber daya manusia untuk menghadapi kompleksitas ancaman. Ini adalah tantangan utama polri di era digital. Kemajuan teknologi informasi senantiasa dibarengi dengan perkembangan karakteristik ancaman keamanan. Polri harus mampu memperkuat kapasitas sumber daya manusianya untuk mampu menghadapi ancaman keamanan yang bersifat multidimensional. Sehingga dengan kapasitas sumber daya manusia yang profesional, adaptif, berintegritas, dan menguasai teknologi serta berorientasi pelayanan, polri tidak hanya mampu menjadi penjaga keamanan, namun juga menjadi pelindung bagi masyarakat dari ancaman dan kejahatan.

Keempat, tingkatkan fleksibilitas organisasi dalam menghadapi lingkungan strategis yang dinamis. Saya tegaskan, di tengah situasi geopolitik global yang sangat dinamis, polri harus memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi. Polri harus mampu mendeteksi setiap perubahan yang terjadi, merespons peluang dan ancaman dengan cepat serta beradaptasi dengan lingkungan. Polri harus mampu menjadi institusi kepolisian modern yang berbasis data, Prediktif, kolaboratif dan berorientasi pada pelayanan publik.

Kelima, dan ini yang terpenting, penguatan legitimasi institusi polri. Dalam negara demokrasi, legitimasi polri tidak hanya dilihat dari keberhasilan polri dalam pelaksanaan tugas, namun juga pengakuan dan kepercayaan publik terhadap polri. Untuk itu, harus mampu menunjukkan jati diri sebagai abdi masyarakat. Bangun budaya integritas organisasi. Perkuat komunikasi publik, respon cepat keluhan dan kritik publik serta manfaatkan media sebagai sarana untuk memperkuat reputasi polri.

Baca Juga :  Cegah Gangguan Kamtibmas, Polsek Maluk Laksanakan Patroli Rawan Pagi di Sekitar SMPN 1 Maluk

Kapolres juga menekankan bahwa tugas pokok polri bukan hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum semata, namun juga menjaga kepercayaan publik.

“Untuk itu, polri harus bertransformasi menuju institusi yang semakin profesional, humanis, responsif dan prediktif serta menempatkan pengabdian kepada masyarakat sebagai jati diri polri”. Jelasnya.

Sebelum mengakhiri amanatnya Kapolres mengucapkan selamat hari bhayangkara ke- 80. Jadilah insan bhayangkara sebagai panggilan tugas yang mulia, panggilan untuk menjadi anggota polri yang lebih baik, lebih profesional dan lebih bermanfaat.

“Jadikan setiap tugas sebagai ibadah, jadikan setiap pelayanan sebagai kehormatan dan jadikan kepercayaan rakyat sebagai alasan utama kita memakai seragam ini. Polri yang kuat adalah indonesia yang aman, indonesia yang aman adalah indonesia yang maju”. Tutupnya.

Seluruh rangkaian berjalan dengan penuh semangat, khidmat dan aman Pungkas Adib menutup rilisnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *