Berita

Polisi Cilik di Lombok Barat: Bentuk Karakter Anak Sejak Dini

×

Polisi Cilik di Lombok Barat: Bentuk Karakter Anak Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
Polres Lombok Barat Gencar Edukasi Lalu Lintas Lewat Polisi Cilik

LOMBOK BARAT – Suasana ceria dan antusiasme terlihat jelas di wajah para siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Jakem, Lombok Barat, pada Jumat (24/01/2025). Pasalnya, sekolah mereka kedatangan tamu istimewa, yaitu para personel Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Barat yang mengadakan kegiatan Polisi Cilik (Pocil). Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA ini bertujuan untuk memberikan pembinaan, menanamkan nilai-nilai positif, membentuk karakter anak sejak dini, serta memperkenalkan tugas-tugas kepolisian kepada generasi penerus bangsa.

Kegiatan Pocil di SDN 1 Jakem ini merupakan wujud nyata kepedulian Polres Lombok Barat terhadap pembentukan karakter anak-anak sejak usia dini. Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak dapat lebih mengenal sosok polisi sebagai sahabat, pelindung, dan pengayom masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan disiplin dan kesadaran berlalu lintas sejak dini.

Mengenal Lebih Dekat Sosok Polisi

Para personel Unit Kamsel Satlantas Polres Lombok Barat dengan sabar dan ramah memberikan pembinaan kepada para siswa. Mereka menjelaskan berbagai hal terkait tugas-tugas kepolisian, mulai dari pengaturan lalu lintas, penegakan hukum, hingga upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Anak-anak pun tampak antusias mendengarkan penjelasan dari para polisi, bahkan beberapa di antara mereka terlihat mengajukan pertanyaan.

Tidak hanya memberikan penjelasan, para polisi juga mengajak anak-anak untuk berinteraksi dan bermain. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan kesan takut terhadap polisi yang mungkin masih ada di benak sebagian anak. Dengan berinteraksi secara langsung, diharapkan anak-anak dapat merasa lebih dekat dan nyaman dengan sosok polisi.

Menanamkan Nilai-Nilai Positif dan Pembentukan Karakter

Lebih dari sekadar pengenalan tugas kepolisian, kegiatan Pocil ini juga menekankan pada penanaman nilai-nilai positif dan pembentukan karakter anak. Para polisi memberikan contoh-contoh perilaku terpuji, seperti disiplin, jujur, bertanggung jawab, dan saling menghormati. Mereka juga mengajak anak-anak untuk selalu mematuhi peraturan, baik di lingkungan sekolah, rumah, maupun di jalan raya.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Desa Cempi Jaya ajak warga jaga kondusifitas dan dukung ketahanan pangan

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter anak-anak. Dengan menanamkan nilai-nilai positif sejak dini, diharapkan mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang berkualitas dan berakhlak mulia.

Pernyataan Kasat Lantas Polres Lombok Barat

Kasat Lantas Polres Lombok Barat, Iptu Dina Rizkiana, S.Tr.K., menjelaskan bahwa kegiatan Pocil ini merupakan salah satu program rutin Satlantas Polres Lombok Barat dalam upaya mendekatkan diri dengan masyarakat, khususnya anak-anak.

“Kegiatan Polisi Cilik ini merupakan wujud komitmen kami dalam memberikan edukasi dan pembinaan kepada generasi muda. Kami ingin menanamkan nilai-nilai positif dan membentuk karakter anak sejak dini, serta memperkenalkan tugas-tugas kepolisian agar mereka lebih dekat dan tidak takut dengan polisi,” ujar Iptu Dina Rizkiana.

Beliau menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak dini. Dengan pemahaman yang baik tentang peraturan lalu lintas, diharapkan anak-anak dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di masa mendatang.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak dapat memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas dan menjadi pelopor keselamatan di lingkungan mereka masing-masing,” imbuhnya.

Harapan dan Dampak Kegiatan

Kegiatan Pocil di SDN 1 Jakem ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan karakter anak-anak. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat, khususnya anak-anak.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan citra polisi di mata masyarakat, khususnya anak-anak, semakin positif. Polisi bukan lagi sosok yang menakutkan, melainkan sahabat dan pelindung masyarakat.

Kegiatan Pocil di SDN 1 Jakem ini berjalan dengan lancar dan sukses. Para siswa terlihat senang dan antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa polisi hadir untuk masyarakat, khususnya dalam upaya pembentukan karakter generasi muda yang berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Humanis dan Persuasif, Polres Dompu Selesaikan Aksi Protes Warga Melalui Dialog Dompu, 14 Juli 2026 – Polres Dompu melalui Polsek Woja bergerak cepat merespons aksi protes yang dilakukan oleh sejumlah masyarakat di Lingkungan Dore, tepatnya di depan Apotek Ilham dan Cabang PDAM Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, pada Sabtu (11/7/2026) malam. Aksi tersebut dilakukan oleh keluarga korban bersama warga yang menuntut percepatan penanganan dua perkara yang telah dilaporkan ke Polres Dompu, yakni dugaan pelemparan terhadap Muh. Julfikar alias Memet serta dugaan penganiayaan terhadap Imam Hambali alias Jery. Menindaklanjuti aksi tersebut, Kapolsek Woja IPTU M. Norkurniawan, S.H., bersama personel segera mendatangi lokasi untuk melakukan dialog dan negosiasi dengan perwakilan keluarga korban. Dalam kesempatan itu dijelaskan bahwa kedua perkara masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan oleh Satreskrim Polres Dompu sesuai prosedur hukum yang berlaku. Pihak keluarga juga diimbau agar memberikan kesempatan kepada penyidik untuk mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi, serta mengungkap fakta-fakta yang berkaitan dengan perkara tersebut. Selanjutnya, Kabag Ops Polres Dompu AKP Sudirman, S.H., M.M., bersama penyidik Satreskrim Polres Dompu didampingi Kapolsek Woja menemui keluarga kedua korban secara bergantian untuk memberikan penjelasan mengenai perkembangan penanganan perkara. Polisi juga meminta dukungan masyarakat apabila memiliki informasi atau saksi yang dapat membantu proses penyelidikan, termasuk upaya pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Setelah menerima penjelasan tersebut, keluarga korban bersama masyarakat memahami proses hukum yang sedang berjalan dan memberikan waktu kepada penyidik untuk bekerja secara profesional. Blokade jalan kemudian dibuka kembali sehingga arus lalu lintas kembali normal, aman, dan lancar. Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan bahwa Polres Dompu memahami harapan keluarga korban agar perkara dapat segera terungkap. Namun demikian, setiap penanganan perkara pidana harus dilaksanakan secara profesional, objektif, dan berdasarkan alat bukti yang sah sesuai ketentuan hukum. “Kami mengapresiasi sikap masyarakat yang tetap mengedepankan komunikasi dan menerima penjelasan yang telah disampaikan. Polres Dompu berkomitmen menangani setiap laporan secara serius, profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif serta memberikan informasi yang dapat membantu proses penyelidikan,” ujar IPTU Nyoman. Polres Dompu menegaskan akan terus mengoptimalkan proses penyelidikan terhadap kedua perkara tersebut hingga memperoleh bukti yang cukup untuk mengungkap pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sekaligus memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga di wilayah Kabupaten Dompu. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Polres Dompu melalui Polsek Woja bergerak cepat merespons…