Berita

Antisipasi Kriminalitas, Polres Lombok Barat Patroli Dini Hari

×

Antisipasi Kriminalitas, Polres Lombok Barat Patroli Dini Hari

Sebarkan artikel ini
Polres Lombok Barat Gencarkan Patroli Dialogis di Banyu Urip

Lombok Barat, NTB – Aparat kepolisian dari Satuan Samapta terus berkomitmen untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Langkah nyata ini dibuktikan melalui penggalangan patroli preventif secara intensif oleh personel Polres Lombok Barat. Patroli ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi tindak kriminalitas, khususnya aksi Pencurian dengan Pemberatan (Curat), Pencurian dengan Kekerasan (Curas), dan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) atau 3C.

Langkah proaktif ini menyasar sejumlah titik rawan yang ada di wilayah hukum tersebut. Melalui kehadiran personel secara langsung di lapangan, diharapkan ruang gerak para pelaku kejahatan dapat ditekan seminimal mungkin. Langkah ini sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang beristirahat maupun yang masih beraktivitas di malam hari.

Menyasar Jalur Rawan Bersama Unit Samapta Polres Lombok Barat

Pada Sabtu dini hari, 30 Mei 2026, sekitar pukul 01.00 WITA, personel Unit Patroli bergerak menyisir kawasan Jalan Banyu Urip, Kecamatan Gerung. Pemilihan waktu dan lokasi ini dilakukan oleh jajaran Polres Lombok Barat bukan tanpa alasan. Jam-jam larut malam hingga menjelang subuh sering kali dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melancarkan aksi kriminalitas.

Dalam kegiatan tersebut, para personel kepolisian tidak hanya sekadar melintas menggunakan armada patroli dengan lampu rotator yang menyala. Mereka juga mengedepankan metode dialogis, yaitu berinteraksi langsung dengan warga setempat yang kedapatan masih berjaga atau berada di luar rumah. Pendekatan humanis dari Sat Samapta Polres Lombok Barat ini dinilai jauh lebih efektif dalam membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya kewaspadaan dini.

Serap Aspirasi Warga Lewat Dialog Kamtibmas

Selama menyusuri kawasan Dusun Banyu Urip, para personel kepolisian menyempatkan diri untuk berdialog langsung. Hal ini dilakukan guna menyerap informasi terkini mengenai situasi keamanan di lingkungan tersebut. Komunikasi dua arah ini menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan keluhan maupun potensi gangguan keamanan di sekitar tempat tinggal mereka.

Baca Juga :  IG SebagaiI Jembatan Komunikasi: Apa Kata HumasPolres Sumbawa Tentang Konten, Akses, Dan Respon Masyarakat

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta, Iptu Reza Ihyaul Itsnain, S.H., M.H., memberikan penegasan terkait kegiatan ini. Beliau menyatakan bahwa kehadiran polisi di tengah malam merupakan representasi negara dalam memberikan perlindungan penuh kepada masyarakat.

“Kami sengaja mengintensifkan patroli dialogis ini pada jam-jam rawan untuk mengantisipasi tindak pidana 3C. Anggota kami di lapangan tidak hanya berpatroli, tetapi juga melakukan komunikasi aktif. Mereka menyerap berbagai informasi langsung dari masyarakat yang berada di Dusun Banyu Urip,” ujar Iptu Reza Ihyaul Itsnain dalam keterangannya, Sabtu (30/5/2026).

Lebih lanjut, Iptu Reza Ihyaul Itsnain juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat. Beliau meminta warga agar tidak ragu untuk memanfaatkan fasilitas layanan darurat jika menemukan hal-hal yang mencurigakan atau membutuhkan penanganan hukum secara cepat.

“Jika masyarakat melihat atau mengetahui adanya kejadian yang membutuhkan penanganan cepat dari pihak kepolisian, kami meminta agar segera melaporkannya melalui call center 110. Kami juga mengimbau warga untuk bersama-sama menjaga situasi di lingkungan masing-masing agar tetap kondusif,” tambahnya.

Wujud Nyata Polres Lombok Barat Sinergi dengan Masyarakat

Kegiatan patroli preventif yang konsisten dilaksanakan oleh Unit Patroli Samapta ini merupakan wujud nyata dari fungsi harkamtibmas. Kehadiran personel di lapangan, terutama pada waktu-waktu krusial, berfungsi ganda. Fungsi tersebut meliputi deteksi dini maupun tindakan pencegahan sebelum kejahatan itu terjadi.

Melalui upaya yang berkesinambungan ini, Polres Lombok Barat berharap kerja sama antara kepolisian dan masyarakat dapat terus ditingkatkan. Sinergi yang kuat dan kesadaran kolektif dari warga sangat diperlukan dalam menjaga keamanan lingkungan. Dengan demikian, wilayah Kabupaten Lombok Barat diharapkan dapat senantiasa aman, damai, dan bebas dari ancaman tindak kriminalitas 3C.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Humanis dan Persuasif, Polres Dompu Selesaikan Aksi Protes Warga Melalui Dialog Dompu, 14 Juli 2026 – Polres Dompu melalui Polsek Woja bergerak cepat merespons aksi protes yang dilakukan oleh sejumlah masyarakat di Lingkungan Dore, tepatnya di depan Apotek Ilham dan Cabang PDAM Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, pada Sabtu (11/7/2026) malam. Aksi tersebut dilakukan oleh keluarga korban bersama warga yang menuntut percepatan penanganan dua perkara yang telah dilaporkan ke Polres Dompu, yakni dugaan pelemparan terhadap Muh. Julfikar alias Memet serta dugaan penganiayaan terhadap Imam Hambali alias Jery. Menindaklanjuti aksi tersebut, Kapolsek Woja IPTU M. Norkurniawan, S.H., bersama personel segera mendatangi lokasi untuk melakukan dialog dan negosiasi dengan perwakilan keluarga korban. Dalam kesempatan itu dijelaskan bahwa kedua perkara masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan oleh Satreskrim Polres Dompu sesuai prosedur hukum yang berlaku. Pihak keluarga juga diimbau agar memberikan kesempatan kepada penyidik untuk mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi, serta mengungkap fakta-fakta yang berkaitan dengan perkara tersebut. Selanjutnya, Kabag Ops Polres Dompu AKP Sudirman, S.H., M.M., bersama penyidik Satreskrim Polres Dompu didampingi Kapolsek Woja menemui keluarga kedua korban secara bergantian untuk memberikan penjelasan mengenai perkembangan penanganan perkara. Polisi juga meminta dukungan masyarakat apabila memiliki informasi atau saksi yang dapat membantu proses penyelidikan, termasuk upaya pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Setelah menerima penjelasan tersebut, keluarga korban bersama masyarakat memahami proses hukum yang sedang berjalan dan memberikan waktu kepada penyidik untuk bekerja secara profesional. Blokade jalan kemudian dibuka kembali sehingga arus lalu lintas kembali normal, aman, dan lancar. Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan bahwa Polres Dompu memahami harapan keluarga korban agar perkara dapat segera terungkap. Namun demikian, setiap penanganan perkara pidana harus dilaksanakan secara profesional, objektif, dan berdasarkan alat bukti yang sah sesuai ketentuan hukum. “Kami mengapresiasi sikap masyarakat yang tetap mengedepankan komunikasi dan menerima penjelasan yang telah disampaikan. Polres Dompu berkomitmen menangani setiap laporan secara serius, profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif serta memberikan informasi yang dapat membantu proses penyelidikan,” ujar IPTU Nyoman. Polres Dompu menegaskan akan terus mengoptimalkan proses penyelidikan terhadap kedua perkara tersebut hingga memperoleh bukti yang cukup untuk mengungkap pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sekaligus memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga di wilayah Kabupaten Dompu. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Polres Dompu melalui Polsek Woja bergerak cepat merespons…