Berita

Perkuat Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Batulayar Ajak Warga Manfaatkan Lahan Kosong

×

Perkuat Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Batulayar Ajak Warga Manfaatkan Lahan Kosong

Sebarkan artikel ini
Perkuat Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Batulayar Ajak Warga Manfaatkan Lahan Kosong

Lombok Barat, NTB – Ketahanan pangan nasional kini menjadi perhatian utama pemerintah Republik Indonesia guna memastikan ketersediaan suplai pangan yang stabil di tingkat akar rumput. Merespons program strategis tersebut, jajaran kepolisian di tingkat sektor mulai melakukan langkah-langkah persuasif untuk mendorong masyarakat agar lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan harian mereka.

Salah satu langkah nyata ditunjukkan oleh jajaran Polsek Batulayar melalui peran aktif Bhabinkamtibmas. Pada Senin (13/4/2026), personel kepolisian melakukan kunjungan langsung ke tengah masyarakat di Dusun Duduk Atas, Desa Batulayar Barat. Kegiatan ini bukan sekadar silaturahmi rutin, melainkan sebuah misi untuk mengedukasi dan mengajak warga mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang ada di sekitar rumah mereka.

Dorong Kemandirian Pangan Melalui Pertanian Mandiri

Dalam kegiatan sambang tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Batulayar Barat secara spesifik memberikan sosialisasi mengenai pentingnya memanfaatkan lahan tidur atau lahan kosong di sekitar pemukiman. Dengan kondisi geografis yang mendukung, masyarakat diharapkan tidak lagi membiarkan lahan mereka terbengkalai, melainkan menjadikannya sebagai apotek hidup atau lumbung pangan kecil-kecilan yang produktif.

Masyarakat diarahkan untuk menanam berbagai jenis tanaman sayuran yang memiliki nilai konsumsi tinggi dan masa panen yang relatif singkat, seperti cabai, terong, dan tomat. Pilihan jenis tanaman ini dinilai sangat strategis karena ketiga komoditas tersebut sering kali mengalami fluktuasi harga di pasar yang berdampak langsung pada daya beli masyarakat kecil.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Batulayar, AKP I Putu Krisna Varananda, S.T.K., S.I.K., menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah warga adalah untuk memberikan pendampingan yang konkret. Menurutnya, ketahanan pangan yang kuat di tingkat desa akan menjadi pondasi bagi ketahanan pangan nasional yang lebih kokoh.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Desa Rhee Isi Kegiatan IMTAQ di SDN Rhee Beru

“Kami terus mendorong anggota di lapangan, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk aktif mengajak warga memanfaatkan setiap jengkal lahan kosong yang mereka miliki. Dengan menanam sayuran seperti cabai, terong, dan tomat, warga setidaknya bisa memenuhi kebutuhan dapur sendiri tanpa harus bergantung sepenuhnya pada harga pasar,” ujar AKP I Putu Krisna Varananda.

Sinergi Sektor Pertanian dan Peternakan di Tingkat Desa

Lebih lanjut, AKP I Putu Krisna Varananda menjelaskan bahwa inisiatif yang dilakukan di Dusun Duduk Atas ini merupakan bagian dari program besar pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan peternakan. Selain tanaman pangan, warga juga diberikan pemahaman mengenai integrasi pertanian dengan peternakan skala kecil yang bisa dikelola secara mandiri oleh keluarga.

Narasi yang dibangun oleh pihak kepolisian adalah mengubah pola pikir masyarakat dari konsumen pasif menjadi produsen aktif. Pemanfaatan lahan kosong dinilai sebagai solusi paling efisien di tengah tantangan ekonomi global yang kian dinamis. Dengan menanam sendiri, masyarakat juga mendapatkan jaminan kualitas pangan yang lebih sehat dan organik.

Dalam kunjungannya, Bhabinkamtibmas juga berdialog langsung dengan para pemilik lahan dan tokoh masyarakat setempat untuk memetakan kendala yang dihadapi. Polri berkomitmen untuk membantu mencarikan solusi, baik melalui koordinasi dengan penyuluh pertanian lapangan (PPL) maupun dengan memberikan motivasi berkelanjutan agar semangat bercocok tanam ini tidak hanya menjadi gerakan sesaat, melainkan menjadi gaya hidup baru di masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Humanis dan Persuasif, Polres Dompu Selesaikan Aksi Protes Warga Melalui Dialog Dompu, 14 Juli 2026 – Polres Dompu melalui Polsek Woja bergerak cepat merespons aksi protes yang dilakukan oleh sejumlah masyarakat di Lingkungan Dore, tepatnya di depan Apotek Ilham dan Cabang PDAM Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, pada Sabtu (11/7/2026) malam. Aksi tersebut dilakukan oleh keluarga korban bersama warga yang menuntut percepatan penanganan dua perkara yang telah dilaporkan ke Polres Dompu, yakni dugaan pelemparan terhadap Muh. Julfikar alias Memet serta dugaan penganiayaan terhadap Imam Hambali alias Jery. Menindaklanjuti aksi tersebut, Kapolsek Woja IPTU M. Norkurniawan, S.H., bersama personel segera mendatangi lokasi untuk melakukan dialog dan negosiasi dengan perwakilan keluarga korban. Dalam kesempatan itu dijelaskan bahwa kedua perkara masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan oleh Satreskrim Polres Dompu sesuai prosedur hukum yang berlaku. Pihak keluarga juga diimbau agar memberikan kesempatan kepada penyidik untuk mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi, serta mengungkap fakta-fakta yang berkaitan dengan perkara tersebut. Selanjutnya, Kabag Ops Polres Dompu AKP Sudirman, S.H., M.M., bersama penyidik Satreskrim Polres Dompu didampingi Kapolsek Woja menemui keluarga kedua korban secara bergantian untuk memberikan penjelasan mengenai perkembangan penanganan perkara. Polisi juga meminta dukungan masyarakat apabila memiliki informasi atau saksi yang dapat membantu proses penyelidikan, termasuk upaya pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Setelah menerima penjelasan tersebut, keluarga korban bersama masyarakat memahami proses hukum yang sedang berjalan dan memberikan waktu kepada penyidik untuk bekerja secara profesional. Blokade jalan kemudian dibuka kembali sehingga arus lalu lintas kembali normal, aman, dan lancar. Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan bahwa Polres Dompu memahami harapan keluarga korban agar perkara dapat segera terungkap. Namun demikian, setiap penanganan perkara pidana harus dilaksanakan secara profesional, objektif, dan berdasarkan alat bukti yang sah sesuai ketentuan hukum. “Kami mengapresiasi sikap masyarakat yang tetap mengedepankan komunikasi dan menerima penjelasan yang telah disampaikan. Polres Dompu berkomitmen menangani setiap laporan secara serius, profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif serta memberikan informasi yang dapat membantu proses penyelidikan,” ujar IPTU Nyoman. Polres Dompu menegaskan akan terus mengoptimalkan proses penyelidikan terhadap kedua perkara tersebut hingga memperoleh bukti yang cukup untuk mengungkap pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sekaligus memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga di wilayah Kabupaten Dompu. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Polres Dompu melalui Polsek Woja bergerak cepat merespons…