Berita

Polres Sumbawa Barat Gelar Doa Bersama Lintas Agama Jelang Hari Bhayangkara ke-79, Wujudkan Harmoni dalam Kebhinekaan

×

Polres Sumbawa Barat Gelar Doa Bersama Lintas Agama Jelang Hari Bhayangkara ke-79, Wujudkan Harmoni dalam Kebhinekaan

Sebarkan artikel ini

Sumbawa Barat, NTB – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025, Polres Sumbawa Barat menggelar kegiatan Doa Bersama Lintas Agama sebagai bentuk rasa syukur sekaligus refleksi atas perjalanan panjang pengabdian Polri kepada bangsa dan masyarakat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, 28 Juni 2025, pukul 07.15 WITA, bertempat di Lapangan Apel Wicaksana Laghawa Polres Sumbawa Barat. Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolres Sumbawa Barat AKBP Zulkarnain, S.I.K., Wakapolres Kompol I Nyoman Adi Kurniawan, S.H., para pejabat utama, seluruh personel Polres Sumbawa Barat, serta perwakilan tokoh lintas agama.

Doa bersama dipimpin oleh dua tokoh agama, yaitu Ustad Akhmad Zaini, S.Pd.I. (Islam) dan I Wayan Suardiasa (Hindu). Keduanya memanjatkan doa untuk keselamatan, kedamaian, dan kelancaran seluruh rangkaian peringatan Hari Bhayangkara, serta memohon keberkahan bagi institusi Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.

Melalui momentum ini, Polres Sumbawa Barat ingin menegaskan kembali komitmennya dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat solidaritas antarumat beragama dalam bingkai kebhinekaan.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Zulkarnain, S.I.K., melalui Kasi Humas AKP Zainal Abidin, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi simbol persatuan dalam keberagaman serta wujud konkret Polri dalam merangkul seluruh elemen masyarakat.

“Doa lintas agama ini bukan sekadar seremonial, tetapi sebagai pengingat bahwa kekuatan Polri terletak pada sinergi dengan masyarakat tanpa memandang perbedaan. Kami ingin mengajak seluruh komponen untuk terus menjaga kerukunan, saling menghargai, dan bersama membangun keamanan yang berkeadilan,” ujar AKP Zainal Abidin menyampaikan pesan Kapolres.

Kegiatan doa bersama ini menjadi pengingat akan pentingnya toleransi, kebersamaan, serta nilai-nilai luhur dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan sosial, khususnya di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sabu 8,32 gram diamankan dari rumah warga Talabiu, Sat Resnarkoba Polres Bima kejar jaringan pemasok Satuan Reserse Narkoba Polres Bima mengamankan seorang pria berinisial BH (46), warga Desa Talabiu, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, dalam pengungkapan dugaan tindak pidana narkotika, Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 15.30 WITA. Dalam pengungkapan tersebut, petugas menemukan dan mengamankan 17 plastik klip berisi kristal yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 8,32 gram dari rumah BH. Polisi juga mengamankan sejumlah barang lain yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika. Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kasat Resnarkoba Polres Bima IPTU Mochamad Fikri Dafa Alfarez, S.Tr.K., membenarkan pengungkapan tersebut. AKBP Anton mengatakan, pengungkapan kasus narkotika merupakan bagian dari komitmen Polres Bima dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya. “Polres Bima berkomitmen untuk terus melakukan upaya pemberantasan peredaran narkotika. Setiap informasi yang diterima dari masyarakat akan kami tindak lanjuti melalui proses penyelidikan dan penegakan hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya. Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran atau penyalahgunaan narkotika. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi peredaran narkotika. Peran serta masyarakat sangat penting dalam membantu kepolisian mengungkap jaringan peredaran narkotika dan menjaga lingkungan dari ancaman penyalahgunaan narkoba,” imbuhnya. Berawal dari Informasi Masyarakat IPTU Fikri Dafa Alfares S.Tr.K., menjelaskan, pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai keberadaan seorang pria berinisial FIRDAUS, yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), di wilayah Desa Talabiu. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Bima melakukan pemantauan di sekitar lokasi yang diinformasikan. Sekitar pukul 15.30 WITA, personel melakukan tindakan kepolisian dan penggeledahan di rumah BH di Desa Talabiu. Namun, FIRDAUS tidak ditemukan di lokasi. Petugas kemudian mengamankan BH yang berada di rumah tersebut. Untuk menyaksikan proses penggeledahan, personel menghadirkan pemerintah desa setempat sebagai saksi. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 17 plastik klip berisi kristal yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 8,32 gram. Selain itu, petugas mengamankan empat plastik bungkusan besar bertuliskan huruf China, empat bungkusan plastik klip kosong, empat lembar plastik klip kosong, dua timbangan digital, dua korek api gas, dua batang sedotan yang telah dimodifikasi, satu alat hisap bong, satu lakban bening, satu gunting, satu lembar plastik bening, satu tas berukuran sedang berwarna merah muda, satu kotak penyimpanan, dua sepeda motor beserta kunci kontak, tiga telepon seluler Android, serta uang tunai Rp250 ribu. Polisi Dalami Keterangan BH Kasat Resnarkoba menjelaskan, berdasarkan hasil interogasi awal, BH menerangkan kepada petugas bahwa barang bukti yang ditemukan di rumahnya berkaitan dengan anaknya, EK. BH juga mengaku bahwa narkotika yang diduga jenis sabu tersebut merupakan milik FIRDAUS dan akan diedarkan oleh EK. “Dari keterangan awal yang kami peroleh, BH menerangkan bahwa barang tersebut milik FIRDAUS dan akan diedarkan oleh EK. Keterangan tersebut masih kami dalami melalui proses penyidikan untuk mengungkap asal-usul serta jaringan peredarannya,” jelas Kasat. Menindaklanjuti keterangan tersebut, personel kemudian melakukan pengembangan ke rumah FIRDAUS. Namun, yang bersangkutan tidak ditemukan di lokasi. BH beserta seluruh barang bukti selanjutnya dibawa ke Mapolres Bima untuk diserahkan kepada penyidik Satresnarkoba guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Saat ini, penyidik masih melakukan serangkaian tindakan penyidikan, antara lain pemeriksaan saksi-saksi, penyelidikan sumber barang, gelar perkara, dan pemberkasan. Polres Bima memastikan penanganan perkara dilakukan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Sementara terhadap FIRDAUS yang belum ditemukan, upaya penyelidikan dan pengembangan terus dilakukan guna mengungkap lebih lanjut dugaan jaringan peredaran narkotika tersebut.
Berita

Satuan Reserse Narkoba Polres Bima mengamankan seorang pria…