Berita

Cuaca Tak Bersahabat, Petani Jagung di Rababaka Hadapi Tantangan Besar

×

Cuaca Tak Bersahabat, Petani Jagung di Rababaka Hadapi Tantangan Besar

Sebarkan artikel ini

Dalam upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional Menuju Indonesia Emas 2025, Bhabinkamtibmas Desa Rababaka Polsek Woja AIPTU Purwanto melaksanakan pemantauan terhadap aktivitas petani jagung di So Reboisasi, Desa Rababaka, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu.

Pemantauan dilakukan kepada Sdr. Ahyar, warga binaan yang tengah menjemur hasil panen jagung dari lahan seluas 2 hektare, dengan hasil panen mencapai 10 ton dalam kondisi kering. Jagung tersebut dijual ke Gudang Segar dengan harga Rp 4.600 per kilogram.

Namun, kondisi cuaca yang tak menentu dan curah hujan yang tinggi menjadi kendala besar. Tanaman jagung banyak terserang virus busuk batang, sehingga hasil panen tidak maksimal. Hal ini menjadi potret nyata perjuangan petani dalam menjaga ketahanan pangan di tengah cuaca ekstrem.

Kapolsek Woja IPTU M. Norkurniawan mengapresiasi kerja keras petani dan kehadiran Bhabinkamtibmas di lapangan. “Polsek Woja mendukung penuh semangat petani dalam menjaga ketahanan pangan. Apa yang dilakukan oleh Sdr. Ahyar adalah wujud nyata kontribusi masyarakat terhadap cita-cita Indonesia Emas 2025. Kami hadir sebagai mitra yang siap membantu, memberi rasa aman, dan memberi motivasi,” ujar Kapolsek.

Kegiatan berjalan aman dan lancar. Pemantauan ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat dan masa depan pertanian lokal di Kabupaten Dompu. Sebab, Polri untuk masyarakat bukan hanya sekadar slogan, melainkan bukti hadirnya negara di setiap langkah rakyat kecil.

Baca Juga :  Kapolri Tinjau GPM di Kalbar, 310,25 ton beras SPHP telah Polri distribusikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Humanis dan Persuasif, Polres Dompu Selesaikan Aksi Protes Warga Melalui Dialog Dompu, 14 Juli 2026 – Polres Dompu melalui Polsek Woja bergerak cepat merespons aksi protes yang dilakukan oleh sejumlah masyarakat di Lingkungan Dore, tepatnya di depan Apotek Ilham dan Cabang PDAM Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, pada Sabtu (11/7/2026) malam. Aksi tersebut dilakukan oleh keluarga korban bersama warga yang menuntut percepatan penanganan dua perkara yang telah dilaporkan ke Polres Dompu, yakni dugaan pelemparan terhadap Muh. Julfikar alias Memet serta dugaan penganiayaan terhadap Imam Hambali alias Jery. Menindaklanjuti aksi tersebut, Kapolsek Woja IPTU M. Norkurniawan, S.H., bersama personel segera mendatangi lokasi untuk melakukan dialog dan negosiasi dengan perwakilan keluarga korban. Dalam kesempatan itu dijelaskan bahwa kedua perkara masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan oleh Satreskrim Polres Dompu sesuai prosedur hukum yang berlaku. Pihak keluarga juga diimbau agar memberikan kesempatan kepada penyidik untuk mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi, serta mengungkap fakta-fakta yang berkaitan dengan perkara tersebut. Selanjutnya, Kabag Ops Polres Dompu AKP Sudirman, S.H., M.M., bersama penyidik Satreskrim Polres Dompu didampingi Kapolsek Woja menemui keluarga kedua korban secara bergantian untuk memberikan penjelasan mengenai perkembangan penanganan perkara. Polisi juga meminta dukungan masyarakat apabila memiliki informasi atau saksi yang dapat membantu proses penyelidikan, termasuk upaya pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Setelah menerima penjelasan tersebut, keluarga korban bersama masyarakat memahami proses hukum yang sedang berjalan dan memberikan waktu kepada penyidik untuk bekerja secara profesional. Blokade jalan kemudian dibuka kembali sehingga arus lalu lintas kembali normal, aman, dan lancar. Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan bahwa Polres Dompu memahami harapan keluarga korban agar perkara dapat segera terungkap. Namun demikian, setiap penanganan perkara pidana harus dilaksanakan secara profesional, objektif, dan berdasarkan alat bukti yang sah sesuai ketentuan hukum. “Kami mengapresiasi sikap masyarakat yang tetap mengedepankan komunikasi dan menerima penjelasan yang telah disampaikan. Polres Dompu berkomitmen menangani setiap laporan secara serius, profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif serta memberikan informasi yang dapat membantu proses penyelidikan,” ujar IPTU Nyoman. Polres Dompu menegaskan akan terus mengoptimalkan proses penyelidikan terhadap kedua perkara tersebut hingga memperoleh bukti yang cukup untuk mengungkap pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sekaligus memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga di wilayah Kabupaten Dompu. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Polres Dompu melalui Polsek Woja bergerak cepat merespons…