Dampak Positif Terhadap Gizi dan Ekonomi Keluarga
Melalui narasi yang dibangun oleh kepolisian di lapangan, warga Desa Telagawaru menyambut baik edukasi tersebut. Banyak di antara mereka yang mulai menyadari bahwa lahan kosong di sekitar rumah mereka memiliki potensi besar jika dikelola dengan baik. Tanaman seperti cabai dan tomat, misalnya, merupakan kebutuhan pokok yang hampir setiap hari dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.
Selain menghasilkan pangan yang bergizi dan higienis karena dikelola sendiri, sisa hasil panen pekarangan yang melebihi kebutuhan konsumsi keluarga juga memiliki potensi untuk dijual atau dibagikan kepada tetangga sekitar. Pola seperti ini dinilai mampu membangun solidaritas sosial. Selain itu, sistem tersebut juga menumbuhkan jiwa kewirausahaan baru di tingkat pedesaan. Pada akhirnya, program ini memperkuat ketahanan ekonomi wilayah secara komprehensif dari level terkecil.











