Sumbawa Besar, NTB — Suasana libur Hari Raya Idul Adha 1447 H di Pantai Jemplong, Dusun Ketapang, Desa Labuhan Jambu, Kecamatan Tarano, berakhir dengan tragedi. Seorang pelajar perempuan berinisial JTU (13), warga Dusun Melalo, Desa Bantulanteh, Kec. Tarano, meninggal dunia setelah tenggelam saat berenang di pantai tersebut, Kamis sore (28/05/2026).
Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H.,S.I.K., melalui Kapolsek Empang AKP Abdul Muis Tajudin, membenarkan peristiwa tersebut. Korban sempat ditemukan dalam kondisi masih bernafas oleh pihak keluarga dan pengunjung pantai, namun dinyatakan meninggal dunia setibanya di Puskesmas Tarano.
“Tragedi bermula sekitar pukul 15.00 WITA saat korban bersama orang tua dan kerabatnya tiba di Pantai Jemplong untuk menikmati libur hari raya. Meski sempat dilarang oleh ayahnya karena tidak bisa berenang, korban tetap nekat bermain air bersama rekan-rekannya, termasuk saksi berinisial A.” jelas Kapolsek.
Saat orang tua korban sedang mencari kerang di laut, ia tidak melihat keberadaan anaknya. Setelah menanyakan kepada saksi A, barulah diketahui bahwa JTU telah tenggelam. Pencarian segera dilakukan oleh keluarga dibantu pengunjung pantai. Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 15.30 WITA dalam kondisi masih bernafas dan segera dievakuasi ke pinggir pantai.
Seorang saksi di lokasi, F, sempat memberikan pertolongan pertama berupa kompresi dada (pompa jantung). Korban bahkan sempat terlihat membuka mata saat dibawa menggunakan kendaraan pikap menuju Puskesmas Tarano. Namun, tim medis Puskesmas Tarano memastikan bahwa korban telah meninggal dunia saat tiba di fasilitas kesehatan tersebut.
“Berdasarkan pemeriksaan medis oleh perawat, tidak ditemukan adanya bekas luka pada tubuh korban, dan disimpulkan korban meninggal dunia akibat tenggelam. Pihak keluarga korban telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi.” tambah AKP Abdul Muis.
Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka di Dusun Melalo, Desa Bantulanteh, untuk disemayamkan dan telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat pada malam harinya.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat yang sedang berlibur di kawasan pantai agar selalu mengawasi anak-anaknya saat bermain air, terutama bagi mereka yang belum mahir berenang, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (Hps)











