Berita

Polsek Labuapi Ajak Warga Menanam Sayuran di Lahan Kosong

×

Polsek Labuapi Ajak Warga Menanam Sayuran di Lahan Kosong

Sebarkan artikel ini

Lombok Barat, NTB – Kepolisian Sektor Labuapi melalui Bhabinkamtibmas Desa Bengkaung resmi meluncurkan gerakan pemanfaatan lahan kosong untuk menanam sayuran produktif. Langkah nyata ini diambil sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan nasional yang digagas pemerintah Republik Indonesia. Langkah taktis ini diimplementasikan guna memperkuat kedaulatan pangan masyarakat di tingkat desa melalui optimalisasi sektor pertanian. Melalui inisiatif ini, warga mendapatkan panduan langsung serta dorongan untuk mengubah area tidak produktif menjadi sumber pangan mandiri yang bernilai ekonomi.

Transformasi pemanfaatan lahan ini diharapkan mampu menekan biaya pengeluaran dapur harian secara signifikan. Program ini juga dirancang untuk menjaga pasokan komoditas pangan utama di tingkat keluarga secara berkelanjutan. Keterlibatan aktif aparat keamanan dalam mendampingi masyarakat bertani menjadi jaminan bahwa program stimulan ini berjalan secara konsisten dan terarah.

Sinergi Bhabinkamtibmas dan Petani Lokal untuk Menanam Sayuran

Implementasi program ini dilakukan secara humanis melalui metode sambang dan silaturahmi langsung ke pemukiman warga. Petugas kepolisian turun ke lapangan untuk berdialog sekaligus memberikan edukasi praktis mengenai metode budidaya pekarangan yang tepat. Mereka memberikan penjelasan mengenai jenis hortikultura yang memiliki masa panen cepat dan perawatan yang relatif mudah bagi pemula.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Labuapi, Ipda Selamet Riadi, S.H., M.H., menegaskan bahwa kehadiran personel di tengah masyarakat bertujuan untuk memberikan motivasi berkelanjutan. Pihak kepolisian berkomitmen mengawal program pemerintah ini dari level terkecil demi kesejahteraan masyarakat.

“Bhabinkamtibmas Desa Bengkaung melaksanakan silaturahmi dan sambangi warga sekaligus memberikan sosialisasi. Kami mengajak warga agar dapat memanfaatkan lahan yang kosong untuk menanam sayuran berupa cabe, terong dan tomat dalam upaya mendukung program ketahanan yang digagas oleh pemerintah Republik Indonesia,” ujar Ipda Selamet Riadi pada Minggu, 24 Mei 2026.

Baca Juga :  HUT ke-79 Brimob, Kapolri Kenang Pujian Atraksi Pasukan yang dihadiri Presiden Ke-7 Jokowi dan Presiden Ke-8 Prabowo

Komoditas Pangan Pilihan untuk Menanam Sayuran di Dusun Bengkaung Daye

Fokus gerakan pertanian ini menyasar pada tiga komoditas utama yang memiliki tingkat konsumsi tinggi di pasar domestik, yaitu cabai, terung, dan tomat. Kegiatan sambang yang berpusat di Dusun Bengkaung Daye, Desa Bengkaung ini menjadi proyek percontohan. Pemerintah desa berharap program ini dapat direplikasi oleh dusun-dusun lain di wilayah Lombok Barat.

Pemilihan jenis tumbuhan tersebut didasarkan pada karakteristik sosiologis dan kebutuhan pangan harian warga. Selama ini masyarakat dinilai sangat bergantung pada stabilitas harga komoditas hortikultura di pasar tradisional. Dengan menanam sayuran sendiri di pekarangan rumah, masyarakat tidak perlu lagi rentan terhadap fluktuasi harga pasar yang kerap tidak menentu.

Selain sektor pertanian, sosialisasi yang diberikan juga menyentuh potensi integrasi dengan sektor peternakan lokal. Penggabungan dua sektor ini dinilai menjadi solusi jangka panjang dalam memperkuat struktur ekonomi pedesaan secara mandiri dan tangguh. Kesadaran masyarakat dalam memproduksi bahan makanan sendiri akan menjadi pondasi utama kekuatan ekonomi hijau di tingkat desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *