LOMBOK BARAT – Kepolisian Sektor (Polsek) Labuapi, di bawah naungan Polres Lombok Barat, terus berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di area vital seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Langkah preventif ini dilakukan melalui patroli rutin guna memantau ketersediaan serta memastikan kelancaran alur pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Labuapi.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 28 April 2026 ini, menyasar sejumlah titik strategis guna mengantisipasi adanya potensi penumpukan kendaraan maupun praktik penyalahgunaan distribusi BBM yang dapat meresahkan warga.
Sinergi Personel dalam Pemantauan Wilayah Hukum Labuapi
Patroli yang dimulai tepat pada pukul 13.00 WITA tersebut dipimpin oleh sejumlah personel berpengalaman dari unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) I Polsek Labuapi. Menggunakan kendaraan dinas roda empat Labuapi 01, tim yang terdiri dari Aiptu Linda Mena, Aipda I Nengah Putu, S.H., dan Aipda I Ketut Nukade, S.H., menyisir jalan-jalan utama untuk menjangkau setiap fasilitas pengisian bahan bakar yang ada di wilayah hukum mereka.
Fokus utama dari kehadiran aparat kepolisian di lapangan adalah untuk memberikan rasa aman kepada operator SPBU maupun konsumen. Selain itu, petugas juga melakukan dialog edukatif dengan pengelola SPBU agar tetap mematuhi aturan standar operasional dalam melayani masyarakat, terutama dalam mengatur antrean agar tidak meluap ke badan jalan yang dapat memicu kemacetan lalu lintas.
Fokus Pengawasan di Tiga Titik Strategis
Dalam pelaksanaannya, tim patroli melakukan pemeriksaan intensif di tiga lokasi berbeda yang menjadi pusat pengisian BBM bagi warga lokal maupun pengendara yang melintas. Lokasi pertama adalah SPBU Jerenng yang terletak di Desa Bagik Polak. Di sini, petugas memantau secara langsung alur masuk dan keluar kendaraan guna memastikan tidak ada hambatan yang berarti.
Perjalanan patroli kemudian dilanjutkan menuju SPBU Datar di Desa Merembu dan berakhir di SPBU Bengkel, Desa Bengkel. Ketiga titik ini dinilai memiliki urgensi tinggi karena lokasinya yang berada di jalur mobilisasi masyarakat yang cukup padat. Dengan kehadiran polisi secara fisik di lokasi-lokasi tersebut, diharapkan segala bentuk gangguan keamanan maupun potensi antrean panjang yang tidak wajar dapat diminimalisir sedini mungkin.
Pernyataan Kapolsek Labuapi Terkait Kondisi Lapangan
Menanggapi kegiatan tersebut, Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Labuapi, Iptu I Nyoman Rudi Santosa, menegaskan bahwa patroli ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat secara proaktif. Pihaknya ingin memastikan bahwa distribusi energi di tingkat retail berjalan dengan transparan dan tertib.
“Kegiatan personel piket SPKT I Polsek Labuapi hari ini difokuskan pada pemantauan langsung di tiga SPBU utama di wilayah kami. Tujuannya jelas, yakni untuk melakukan antisipasi dini terhadap adanya penumpukan antrian pengisian BBM yang berlebihan,” ujar Iptu I Nyoman Rudi Santosa saat memberikan keterangan resmi.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa monitoring ini tidak hanya sekadar melihat kondisi fisik antrean, tetapi juga memastikan bahwa situasi keamanan di sekitar lokasi tetap kondusif. “Kami senantiasa berupaya hadir di tengah masyarakat untuk memastikan bahwa aktivitas ekonomi, termasuk pengisian BBM, dapat berjalan lancar tanpa ada kendala teknis maupun gangguan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tambahnya.











