Berita

Gerebek Judi Karambol, Tiga Terduga Diamankan Polsek Sape Polres Bima Kota

×

Gerebek Judi Karambol, Tiga Terduga Diamankan Polsek Sape Polres Bima Kota

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, NTB (4 Juni 2025) – Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aktivitas perjudian, Tim Opsnal bersama Regu Piket Polsek Sape Polres Bima Kota yang dipimpin oleh Ka Tim Opsnal Bripka Suaib berhasil menggerebek praktik judi permainan karambol di wilayah hukum Polsek Sape.

Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Sape AKP Sirajudin mengungkapkan bahwa penggerebekan dilakukan pada Senin malam, 2 Juni 2025, sekitar pukul 22.30 Wita di RT.11 RW.05 Dusun Nari, Desa Naru, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima.

“Penggerebekan ini merupakan respons cepat terhadap informasi masyarakat yang resah dengan aktivitas perjudian yang dilakukan secara terbuka. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan penyergapan dan berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku,” jelas AKP Sirajudin.

Adapun ketiga terduga yang berhasil diamankan yakni:SA (33), petani, warga Desa Naru Kecamatan Sape, HA (33), warga Desa Naru Kecamatan Sape, AS (26), warga Desa Naru Kecamatan Sape

Dari tangan para terduga, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan dalam praktik perjudian, yaitu: 1 (satu) buah meja karambol, 14 (empat belas) biji mata karambol, 2 (dua) batang pulpen, 1 (satu) kotak kartu remi merek Keris, 1 (satu) buah senjata tajam jenis golok, 1 (satu) unit handphone merek VIVO Y18 warna hitam, Uang tunai sejumlah Rp135.000,-

“Para terduga berikut barang bukti telah diamankan ke Mapolsek Sape untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Kami tidak akan memberi ruang bagi praktik perjudian dalam bentuk apapun di wilayah hukum Polres Bima Kota,” tegas AKP Sirajudin.

Polres Bima Kota mengimbau masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan demi menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Baca Juga :  Ratusan Personel Polres Bima Kota Menangis di Malam 17-an, Ikuti Self Healing Training and Emotional Cleansing Kota Bima, NTB (17 Agustus 2025) - Ada suasana berbeda di Polres Bima Kota pada momen malam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ratusan personel Polres Bima Kota bersama Bhayangkari larut dalam keharuan hingga meneteskan air mata saat mengikuti kegiatan Self Healing Training and Emotional Cleansing yang digelar di Lapangan Olahraga Tatag Trawang Tungga, Sabtu (16/8/2025) malam. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 20.00 hingga 23.00 Wita tersebut dihadiri lebih dari 600 peserta, terdiri dari personel Polres Bima Kota, Bhayangkari, Pejabat Utama, serta tamu undangan penting, antara lain Wakil Wali Kota Bima, Ketua DPRD Kota Bima, Kepala Rutan, dan sejumlah pejabat daerah lainnya. Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K., M.Si. dalam sambutannya menegaskan pentingnya memaknai kemerdekaan tidak hanya secara fisik, tetapi juga pada aspek mental dan spiritual. “Kita sudah merdeka 80 tahun, tapi jika masih ada jiwa yang terkungkung, artinya secara personal belum merdeka. Mengelola hati butuh soft skills agar kita tidak hanya menjaga fisik, tetapi juga kesehatan mental yang bersumber dari kecerdasan hati,” ujar Kapolres. Sebagai bentuk nyata, Kapolres menghadirkan motivator nasional sekaligus peraih rekor MURI, Dr. Ketut Abid Halimi, S.Pd.I., M.Pd., C.Ht., C.Ps., yang juga Direktur Pusat Training dan Motivasi Thanks Institute Indonesia. Dalam materinya, Dr. Ketut memperkenalkan metode senam otak, senam hati, dan hipnoterapi untuk membantu peserta membersihkan emosi negatif (Emotional Cleansing). “Senam otak bertujuan meningkatkan suplai oksigen ke otak agar lebih fokus dan inovatif dalam bekerja. Sementara senam hati memberikan ketenangan dalam menghadapi masalah serta membentuk jiwa yang merdeka dan bahagia,” jelas Dr. Ketut. Suasana menjadi penuh haru ketika sesi puncak Emotional Cleansing berlangsung. Banyak peserta, termasuk personel Polres, Bhayangkari, hingga pejabat yang hadir, tidak kuasa menahan air mata saat merasakan pelepasan beban emosional yang selama ini mereka pendam. Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofyan, yang mengikuti acara hingga selesai, mengaku sangat terkesan dengan kegiatan tersebut. “Terima kasih Pak Kapolres, terima kasih Pak Motivator, ilmunya sangat bermanfaat untuk kami. Saya merasa lebih lega dan bahagia,” ungkapnya dengan penuh haru. Kegiatan Self Healing Training and Emotional Cleansing ini menjadi yang pertama kali digelar di jajaran Polda NTB, sekaligus menandai cara baru Polres Bima Kota memperingati kemerdekaan dengan refleksi batin, pembebasan jiwa, dan penguatan mental personel agar lebih siap menghadapi tantangan tugas ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *