Dampak Ekonomi dan Stabilitas Harga
Langkah penyerapan jagung oleh Bulog ini memiliki dampak ganda (multiplier effect) bagi masyarakat. Dari sisi makro, ketersediaan stok di gudang pemerintah menjadi instrumen penting untuk melakukan intervensi pasar jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan harga. Hal ini melindungi konsumen dari inflasi harga pangan yang tidak terkendali.
Sedangkan dari sisi mikro, para petani di Desa Mareje mendapatkan kepastian pasar dan harga yang kompetitif. Dengan adanya standar harga yang ditetapkan pemerintah melalui Bulog, petani terhindar dari praktik permainan harga oleh tengkulak yang seringkali merugikan pihak produsen. Keberhasilan distribusi total puluhan ton jagung ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi kelompok tani lainnya di Kabupaten Lombok Barat untuk terus meningkatkan produktivitas lahan mereka.
Pemerintah daerah dan kepolisian berharap sinergi antara petani, aparat, dan lembaga pangan seperti Bulog dapat terus terjaga. Dengan koordinasi yang solid, target swasembada pangan dan kesejahteraan petani di Nusa Tenggara Barat, khususnya di wilayah Lembar, optimis dapat tercapai secara berkelanjutan.











