LOMBOK BARAT – Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, jajaran Kepolisian Resor Lombok Barat melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) terus meningkatkan intensitas pengawasan di titik-titik rawan. Fokus utama kali ini menyasar jalur strategis Bypass BIL 2 yang kerap menjadi perhatian publik terkait potensi gangguan keamanan maupun pelanggaran lalu lintas pada malam hari.
Langkah preventif ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat kepolisian dalam memberikan rasa aman bagi pengguna jalan dan masyarakat sekitar. Dengan kehadiran personel di lapangan secara rutin, diharapkan niat pelaku kejahatan maupun oknum yang ingin melakukan aksi balap liar dapat diminimalisir secara efektif.
Komitmen Menjaga Keamanan dan Ketertiban di Jalur Protokol
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu malam, 3 Mei 2026, dimulai sejak pukul 21.00 WITA hingga selesai. Dalam operasi tersebut, personel dari Unit Turjawali yang bertugas di Pos GMS dan Pos Rumak dikerahkan untuk menyisir sepanjang jalur Bypass BIL 2. Kehadiran petugas berseragam lengkap dengan lampu rotator biru yang menyala khas kepolisian menjadi penanda bahwa negara hadir di tengah masyarakat untuk memberikan perlindungan selama 24 jam.
Patroli ini bukan sekadar pengawasan rutin, melainkan sebuah strategi taktis untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas jalanan yang dikenal dengan istilah 3C (Pencurian dengan Pemberatan, Pencurian dengan Kekerasan, dan Pencurian Kendaraan Bermotor). Jalur Bypass BIL 2 yang memiliki trek lurus dan panjang sering kali disalahgunakan oleh sekelompok pemuda untuk melakukan aksi balap liar yang sangat membahayakan nyawa, baik bagi pelaku maupun pengguna jalan lainnya.
Pernyataan Resmi Pihak Kepolisian Terkait Operasi Preventif
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas, Iptu Anton Prasetya Wijaya, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli ini merupakan bagian dari pelayanan prima kepolisian untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas sekaligus memberikan edukasi langsung kepada masyarakat di lapangan.
“Kami melalui Unit Turjawali sengaja mengintensifkan patroli di sepanjang Bypass BIL 2 ini untuk memantau langsung dinamika arus lalu lintas pada malam hari. Fokus utama kami adalah memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat agar senantiasa tertib berlalu lintas serta memastikan tidak ada celah bagi aksi balap liar maupun potensi tindak kriminal 3C,” ujar Iptu Anton Prasetya Wijaya dalam keterangannya.
Beliau juga menambahkan bahwa kesadaran masyarakat adalah kunci utama dalam menciptakan ekosistem jalan raya yang aman. Dengan adanya patroli yang konsisten, petugas dapat mendeteksi secara dini apabila terdapat kerumunan massa yang mencurigakan atau kendaraan yang tidak sesuai standar teknis yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas.
Pengawasan Arus Lalu Lintas dan Himbauan Humanis
Selain fokus pada keamanan, personel Satlantas Polres Lombok Barat juga mengawasi kelancaran arus kendaraan. Mengingat jalur Bypass BIL 2 merupakan urat nadi transportasi menuju bandara dan pelabuhan, kelancaran di ruas jalan ini menjadi prioritas utama. Selama kegiatan berlangsung, petugas aktif berinteraksi dengan pengendara yang menepi di bahu jalan, memberikan teguran halus bagi yang tidak menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mengingatkan pentingnya lampu utama pada malam hari.
Hasil dari pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa situasi arus lalu lintas secara umum berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Tidak ditemukan adanya kelompok pemuda yang melakukan start balap liar, dan aktivitas masyarakat di sekitar area Bypass terpantau kondusif. Kehadiran polisi di titik-titik rawan terbukti mampu memberikan efek cegah (deterrent effect) bagi para pelanggar hukum.











