Bali NusraBeritaBerita NTBDaerahLombokLombok BaratNasionalNewsNTBPemerintahanSinergitas Pemda TNI POLRITNI-Polri

Pemasangan Bambu Jadi Tahap Krusial Jembatan Garuda

×

Pemasangan Bambu Jadi Tahap Krusial Jembatan Garuda

Sebarkan artikel ini

Lombok Barat, NTB – Di tengah terik matahari dan medan yang tak mudah dilalui, semangat kebersamaan antara personel Satuan Tugas (Satgas) dan masyarakat tetap menyala dalam proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda gagsan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto, penghubung vital antara Desa Suka Makmur dan Desa Karang Bongkot, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, wilayah teritorial Komando Distrik Militer (Kodim) 1606/Mataram. Pengerjaan memasuki tahap penting berupa pemasangan bambu sebagai penyangga sekaligus persiapan pengecoran bantalan pondasi jembatan untuk mempercepat pemasangan tiang angkur rangka baja, Senin (18/5/2026).

 

Pemandangan penuh semangat terlihat di lokasi pembangunan. Personel Satgas bersama warga saling bahu-membahu mengangkat, menyusun, hingga memasang bambu dengan penuh ketelitian. Tidak sekadar membangun infrastruktur, proses ini juga menjadi simbol nyata kuatnya kebersamaan antara TNI dan rakyat dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

 

Perwira Pengawas (Pawas), Kapten Inf Sapaurdin, menjelaskan bahwa tahap pemasangan bambu menjadi bagian krusial sebelum pengecoran dilakukan. Menurutnya, ketelitian dalam pekerjaan sangat menentukan kualitas dan ketahanan pondasi jembatan di masa mendatang.

“Pemasangan bambu dilakukan secara teliti guna memastikan kekuatan dan kestabilan struktur sebelum proses pengecoran dilaksanakan. Tahapan ini sangat penting agar pondasi jembatan nantinya kokoh, aman, dan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut, Kapten Inf Sapaurdin menuturkan bahwa kekompakan yang terbangun antara personel Satgas dan warga menjadi energi tersendiri dalam mempercepat proses pembangunan. Meski pekerjaan fisik cukup berat, semangat gotong royong yang tumbuh di lapangan membuat setiap tahapan dapat dijalankan dengan penuh optimisme.

 

Di sisi lain, harapan besar juga datang dari masyarakat setempat. Salah seorang warga, Sahabudin (40), mengaku bersyukur atas pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang dinilai akan membawa perubahan besar bagi mobilitas masyarakat.

Baca Juga :  BHABINKAMTIBMAS DESA PENGENJEK LAKSANAKAN PENGAMANAN KEGIATAN NYONGKOLAN DI DESA NYEROT

“Kami sangat senang melihat pembangunan jembatan terus berjalan. Selama ini akses cukup sulit, apalagi saat musim hujan. Semoga cepat selesai agar aktivitas masyarakat, terutama untuk bekerja, sekolah, dan mengangkut hasil pertanian menjadi lebih mudah, terima kasih Bapak Presiden Prabowo yang telah peduli akan akses bagi masyarakat desa kami.” ujarnya dengan penuh harap.

 

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda tidak hanya menjadi proyek pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi harapan baru bagi masyarakat di dua desa. Kehadiran jembatan ini diyakini mampu memperlancar akses transportasi, memperkuat konektivitas wilayah, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi warga sekitar.

 

Dengan sinergi yang terus terjalin antara TNI, pemerintah, dan masyarakat, pembangunan jembatan diharapkan dapat selesai tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *