Berita

Malam Hari di Kediri Lombok Barat, Polisi Masuk ke Pemukiman Warga Demi Pastikan Situasi Kondusif

×

Malam Hari di Kediri Lombok Barat, Polisi Masuk ke Pemukiman Warga Demi Pastikan Situasi Kondusif

Sebarkan artikel ini
Polsek Kediri Intensifkan Patroli KRYD Jaga Kamtibmas
Polsek Kediri Intensifkan Patroli KRYD Jaga Kamtibmas

LOMBOK BARAT – Kepolisian Sektor (Polsek) Kediri, Polres Lombok Barat, terus mengintensifkan upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) melalui pendekatan yang humanis. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Dialogis serta program Cooling System yang menyasar pemukiman penduduk dan pusat aktivitas warga pada malam hari.

Pada Selasa malam, 12 Mei 2026, personel Kepolisian bergerak menyisir sejumlah titik rawan di wilayah hukum Kecamatan Kediri. Fokus utama patroli kali ini adalah Dusun Lelede Sukadana, Desa Lelede, Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan yang dimulai pada pukul 21.15 WITA ini bertujuan untuk memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga serta memberikan rasa tenang bagi masyarakat yang sedang beristirahat maupun yang masih beraktivitas di luar rumah.

Upaya Menciptakan Kondusivitas Wilayah Melalui Patroli Dialogis

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kediri, AKP Iwan Purwanto, menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan representasi negara dalam memberikan perlindungan dan pelayanan. Patroli ini bukan sekadar pemantauan wilayah, melainkan sarana komunikasi dua arah antara kepolisian dan warga.

“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah Kediri. Patroli KRYD dan Cooling System ini adalah bentuk deteksi dini sekaligus upaya preventif dalam menekan angka kriminalitas, khususnya potensi gangguan 3C yaitu pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor),” ujar AKP Iwan Purwanto dalam keterangannya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel piket SPKT II Polsek Kediri yang dipimpin oleh KSPKT II Aiptu Hendri Arnold Frence Fanggidae beserta jajaran. Dalam pelaksanaannya, petugas mengedepankan dialog aktif dengan warga yang ditemui di pos kamling maupun di depan rumah, guna menyerap aspirasi dan informasi terkait perkembangan situasi di lingkungan setempat.

Baca Juga :  Cegah Potensi Guankamtibmas di Wilayah Hukumnya Polsek Belo Sambangi Warga Melalui Patroli KRYD dan Dialogis

Sosialisasi Kamtibmas dan Pencegahan Berita Hoaks

Selain memantau situasi fisik wilayah, personel kepolisian juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya literasi informasi. Di tengah cepatnya arus informasi digital, warga diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita yang belum jelas kebenarannya atau hoaks yang dapat memicu perpecahan di masyarakat.

AKP Iwan Purwanto menambahkan bahwa sinergitas antara polisi dan masyarakat adalah kunci utama dalam menjaga kerukunan. Tanpa adanya dukungan dari warga, upaya kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang kondusif tidak akan berjalan maksimal. Oleh karena itu, sosialisasi ini terus digencarkan agar masyarakat memiliki daya tangkal terhadap pengaruh negatif.

“Kami senantiasa memberikan himbauan kepada warga agar ikut serta membantu tugas Kepolisian. Kami berharap masyarakat tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Selain itu, kami menekankan agar warga tetap menjaga kerukunan antar sesama guna menciptakan kenyamanan bersama di lingkungan tempat tinggal masing-masing,” imbuhnya.

Layanan Quick Response Melalui Call Center 110

Dalam interaksinya dengan warga Dusun Lelede Sukadana, tim patroli juga menyosialisasikan penggunaan Call Center Kepolisian 110. Layanan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk memberikan respon cepat (Quick Response) terhadap setiap aduan atau laporan gangguan Kamtibmas yang dialami oleh masyarakat.

Masyarakat diminta untuk tidak ragu menghubungi petugas apabila melihat atau mendengar adanya kejadian yang mencurigakan maupun tindak pidana. “Informasi sekecil apa pun dari warga sangat berharga bagi kami. Dengan adanya layanan 110 yang terintegrasi, setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sedini mungkin sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar,” jelas Kapolsek.

Hingga berakhirnya kegiatan patroli pada tengah malam, situasi di wilayah Desa Lelede dan sekitarnya dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. Keberadaan personel berseragam di lapangan terbukti efektif memberikan efek gentar bagi para pelaku kejahatan yang berniat melancarkan aksinya.

Baca Juga :  Sat Samapta Patroli Cipkon Cegah Balap Liar dan Guankamtibmas Lainnya Saat Ngabuburit

Dengan rutinnya pelaksanaan patroli dialogis ini, diharapkan citra Polri di mata masyarakat semakin positif dan dicintai. Hal ini juga menjadi bagian dari strategi besar Polda NTB dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Lombok Barat agar tetap harmonis dan produktif bagi seluruh masyarakatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *