Berita

Wisatawan Membeludak, Polairud Polres Lombok Barat Perketat Pengamanan di Kawasan Pantai Senggigi

×

Wisatawan Membeludak, Polairud Polres Lombok Barat Perketat Pengamanan di Kawasan Pantai Senggigi

Sebarkan artikel ini
Polairud Polres Lombok Barat Amankan Pantai Senggigi
Polairud Polres Lombok Barat Amankan Pantai Senggigi

LOMBOK BARAT – Kawasan wisata Pantai Senggigi tetap menjadi magnet utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara pada akhir pekan ini. Menanggapi tingginya aktivitas masyarakat di sepanjang pesisir, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Lombok Barat memperketat pengawasan dan patroli dialogis guna menjamin keamanan serta kenyamanan pengunjung.

Upaya preventif ini dilakukan secara konsisten untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) tetap kondusif, terutama di titik-titik keramaian seperti dermaga dan garis pantai yang menjadi pusat aktivitas warga.

Sinergi Pengamanan di Kawasan Strategis Senggigi

Sejak pagi hari, personel piket Pos Polairud Senggigi telah bersiaga melakukan pemantauan intensif di sepanjang bibir pantai. Fokus utama petugas bukan hanya pada aspek keamanan fisik dari tindak kriminalitas, tetapi juga pada keselamatan pengunjung yang melakukan aktivitas air serta kebersihan lingkungan kawasan wisata.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Polairud, AKP L. Nursidi, menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa aman sekaligus mengedukasi masyarakat secara langsung. Menurutnya, kesadaran kolektif antara petugas dan pengunjung adalah kunci utama dalam menjaga ekosistem pariwisata yang sehat di Lombok Barat.

“Kami terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Melalui anggota di Pos Senggigi, kami melakukan pemantauan rutin untuk memastikan tidak ada gangguan kamtibmas, sembari memberikan edukasi mengenai keselamatan saat beraktivitas di pantai,” ujar AKP L. Nursidi dalam keterangannya, Sabtu (2/4/2026).

Sosialisasi Keselamatan dan Kebersihan Lingkungan

Sekitar pukul 10.45 WITA, anggota piket mulai bergerak menyisir area pasir pantai untuk berinteraksi dengan para pedagang lapak dan pengunjung. Dalam kesempatan tersebut, petugas memberikan imbauan humanis mengenai pentingnya menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Langkah ini dinilai krusial mengingat Senggigi merupakan etalase pariwisata daerah yang harus tetap terjaga estetika dan kebersihannya.

Baca Juga :  Setelah Bima Kota, Polda NTB Laksanakan Colling System di Kabupaten Bima

Selain masalah lingkungan, aspek keselamatan anak-anak menjadi sorotan utama dalam patroli kali ini. Mengingat kondisi gelombang yang fluktuatif, petugas meminta para orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan saat mendampingi buah hati mereka bermain di pinggir pantai maupun saat mandi di laut.

“Keselamatan anak-anak adalah prioritas. Kami mengimbau para orang tua agar tetap waspada dan tidak lengah saat mengawasi putra-putrinya yang sedang bermain air. Jangan sampai kegembiraan berwisata berubah menjadi duka akibat kelalaian,” tambah AKP L. Nursidi memperingatkan.

Antisipasi Kriminalitas dan Pengawasan Alutsista

Selain menjalankan fungsi pemolisian masyarakat (Polmas), Sat Polairud Polres Lombok Barat juga menggelar patroli rutin di seputaran dermaga dan area publik lainnya. Langkah ini diambil sebagai tindakan preventif untuk mengantisipasi tindak pidana 3C (Pencurian dengan Pemberatan, Pencurian dengan Kekerasan, dan Pencurian Kendaraan Bermotor) serta potensi gangguan keamanan lainnya di wilayah hukum Polres Lombok Barat.

Hingga laporan terbaru diterima, kondisi di wilayah perairan Senggigi dilaporkan sangat kondusif. Berdasarkan data yang dihimpun, nihil adanya laporan mengenai kecelakaan laut (laka laut), praktik illegal fishing, penyelundupan manusia (people smuggling), pertambangan ilegal, maupun penggunaan bom ikan. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran hukum masyarakat di pesisir Lombok Barat semakin meningkat.

Di sisi lain, kesiapan sarana dan prasarana pendukung juga menjadi perhatian serius. Anggota Pos Airud Senggigi secara berkala melakukan pengecekan terhadap inventaris dinas, termasuk Kapal Patroli dengan nomor lambung XXI – 1008. Berdasarkan pengecekan terakhir, kapal tersebut dipastikan dalam kondisi baik dan terikat dengan aman pada mooring (tempat tambat), siap digunakan sewaktu-waktu jika terjadi keadaan darurat di laut.

Dengan pengawasan yang ketat dan pendekatan yang edukatif, diharapkan kawasan wisata Senggigi tetap menjadi destinasi yang ramah dan aman bagi siapa saja yang berkunjung, sekaligus mendukung percepatan pemulihan sektor pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *