Dampak Ekonomi dan Kelancaran Operasional
Kedatangan CARNIVAL ENCOUNTER bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan suntikan energi bagi ekonomi lokal. Sektor kerajinan seperti tenun Sukerara dan toko-toko mutiara di Mataram dilaporkan mengalami peningkatan aktivitas selama kunjungan singkat ini. Para wisatawan diberikan waktu hingga pukul 19.00 WITA untuk mengeksplorasi Lombok sebelum kembali ke kapal.
Iptu Imran menambahkan bahwa proses pengamanan juga mencakup monitoring pergerakan kendaraan pengangkut wisatawan agar tidak terjadi kemacetan di jalur-jalur utama menuju objek wisata.
“Semua berjalan kondusif. Koordinasi antara Polri, TNI AL, Posramil Lembar, dan Sat Intelkam Polres Lobar berjalan sangat solid sehingga tidak ada kendala keamanan yang menonjol,” tambahnya.
Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kunjungan di Lombok, kapal pesiar CARNIVAL ENCOUNTER dijadwalkan bertolak meninggalkan Pelabuhan Gili Mas pada pukul 20.00 WITA. Kapal mewah ini akan melanjutkan pelayarannya menuju Pelabuhan Benoa, Bali, sebagai destinasi berikutnya dalam rute tramper internasional mereka. Kesuksesan penyambutan ini diharapkan semakin memperkuat posisi Lombok sebagai destinasi cruise utama di wilayah Indonesia Timur.











