Peristiwa

Api Lalap Rumah di Ogan Ilir, Kerugian Ratusan Juta

×

Api Lalap Rumah di Ogan Ilir, Kerugian Ratusan Juta

Sebarkan artikel ini
Api Lalap Rumah di Ogan Ilir, Kerugian Ratusan Juta

Ogan Ilir, Sumatera Selatan – Suasana duka menyelimuti Desa Meranjat 3, Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, setelah dua unit rumah warga rata dengan tanah akibat kobaran api pada Jumat siang (04/04/2025). Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 12.10 WIB ini menimpa kediaman Fuad (50), seorang wiraswastawan, dan Lilis (45), seorang ibu rumah tangga.

Menurut keterangan saksi mata, Nain (59), yang merupakan tetangga korban, api pertama kali terlihat berkobar hebat dari rumah milik Fuad. “Saya sedang berada di depan rumah, tiba-tiba melihat asap tebal dan api sudah membesar dari rumah Pak Fuad. Cepat sekali apinya menjalar ke rumah Bu Lilis di sebelahnya,” ujar Nain dengan nada cemas saat ditemui di lokasi kejadian.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut sontak berhamburan keluar rumah untuk memberikan pertolongan seadanya. Upaya pemadaman manual menggunakan peralatan terbatas dilakukan sambil menghubungi pihak berwajib dan petugas pemadam kebakaran. Tak berselang lama, personel dari Polsek Indralaya dan tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ogan Ilir tiba di lokasi untuk segera melakukan tindakan pemadaman dan pengamanan area di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Indralaya, AKP Junardi, SH, MAP, yang turut hadir di lokasi kejadian, menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga. “Begitu menerima informasi adanya kebakaran, kami langsung menuju TKP. Langkah pertama adalah menghubungi tim Damkar untuk segera melakukan pemadaman. Selain itu, kami juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian agar proses pemadaman dapat berjalan lancar dan tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas AKP Junardi.

Penyelidikan Mendalam Dilakukan Pihak Kepolisian

Lebih lanjut, Kapolsek Indralaya menambahkan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan pengumpulan keterangan dari para saksi untuk mengetahui penyebab pasti dari kebakaran tersebut. “Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui secara detail penyebab terjadinya kebakaran ini. Beberapa saksi sudah kami mintai keterangan, termasuk warga yang pertama kali melihat kobaran api,” imbuhnya.

Baca Juga :  Petugas Gabungan Sekadau Bersihkan Tumpahan Solar di Bundaran PKK

Kerugian Material Ditaksir Signifikan, Tidak Ada Korban Jiwa

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran ini, kerugian material yang dialami kedua keluarga korban diperkirakan cukup besar. Dua unit rumah beserta seluruh isinya hangus dilalap si jago merah. Pihak kepolisian belum dapat memberikan angka pasti terkait total kerugian, namun dipastikan mencapai ratusan juta rupiah.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, kami turut prihatin dengan kerugian material yang dialami oleh Bapak Fuad dan Ibu Lilis. Semoga mereka diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” tutur AKP Junardi.

Situasi di Lokasi Kejadian Kondusif

Setelah api berhasil dipadamkan oleh tim Damkar, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif. Pihak kepolisian masih berjaga di sekitar area untuk melakukan proses penyelidikan lebih lanjut dan memastikan tidak ada potensi bahaya susulan. Warga sekitar juga tampak bergotong royong membantu membersihkan sisa-sisa kebakaran dan memberikan dukungan moril kepada para korban.

Musibah kebakaran ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa instalasi listrik di rumah secara berkala dan tidak meninggalkan kompor atau sumber api lainnya dalam keadaan menyala tanpa pengawasan. Selain itu, keberadaan alat pemadam api ringan (APAR) di setiap rumah juga sangat disarankan sebagai langkah pencegahan dini.

Pemerintah daerah setempat diharapkan dapat segera memberikan bantuan kepada keluarga Fuad dan Lilis yang menjadi korban kebakaran. Bantuan berupa tempat tinggal sementara, kebutuhan pokok, dan dukungan psikologis sangat dibutuhkan untuk membantu mereka bangkit kembali setelah kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Kejadian ini juga diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk lebih meningkatkan kesadaran dan tindakan pencegahan terhadap bahaya kebakaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *