Manado, Sulawesi Utara – Kepolisian Sektor (Polsek) Kawasan Pelabuhan Manado menggelar operasi gabungan pada hari Jumat, 4 April 2025, sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah pelabuhan. Operasi yang berlangsung selama delapan jam, mulai pukul 10.00 hingga 18.00 WITA, berhasil mengamankan puluhan liter minuman keras (miras) ilegal jenis cap tikus.
Sasar Peredaran Miras, Sajam, dan Barang Berbahaya
Operasi gabungan ini secara khusus menyasar peredaran miras, senjata tajam (sajam), barang ilegal, serta berbagai barang berbahaya lainnya yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di kawasan Pelabuhan Manado. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Pelabuhan Manado, Ipda Juan Rumbajan, yang terjun langsung ke lapangan untuk memastikan operasi berjalan sesuai rencana.
Bongkar Modus Penyelundupan Miras dalam Dus Air Mineral dan Minyak Goreng
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menemukan barang bukti berupa 25 liter miras tradisional jenis cap tikus. Miras tersebut ditemukan saat pemeriksaan rutin terhadap kapal yang sedang tambat di area pelabuhan. Petugas menemukan miras ilegal tersebut tersembunyi di ruang titipan kapal.
Modus operandi penyelundupan miras ini terbilang cukup rapi. Masing-masing 12,5 liter miras dikemas dalam plastik, kemudian dimasukkan ke dalam dus air mineral merek Aqua dan dus minyak goreng. Selanjutnya, kedua dus tersebut kembali dikemas di dalam sebuah coolbox untuk mengelabui petugas.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas pemilik dari barang ilegal tersebut. Diharapkan, pelaku dapat segera diamankan dan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.
Barang Bukti Diamankan dan Koordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba
Seluruh barang bukti miras ilegal yang berhasil diamankan dalam operasi gabungan ini kemudian dibawa ke Markas Komando (Mako) Polsek Kawasan Pelabuhan Manado. Langkah selanjutnya, pihak Polsek akan melakukan koordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polresta Manado untuk proses hukum lebih lanjut. Koordinasi ini penting untuk memastikan penanganan kasus ini dilakukan secara komprehensif dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Operasi Berjalan Aman dengan Dukungan Lintas Instansi
Pelaksanaan operasi gabungan ini berjalan dengan aman dan kondusif. Keberhasilan operasi ini tidak lepas dari dukungan dan koordinasi yang baik dari berbagai pihak terkait. Petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Manado, anggota Pos Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), serta petugas dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Manado turut serta dalam mendukung kelancaran operasi ini. Sinergi antar instansi ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah pelabuhan.
Komitmen Kapolresta Ciptakan Lingkungan Pelabuhan yang Aman
Dikonfirmasi terkait operasi gabungan ini, Kapolresta Manado melalui keterangan singkatnya menyampaikan apresiasi atas kinerja jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan Manado. Beliau menegaskan bahwa operasi ini merupakan tindak lanjut dari perintahnya untuk menciptakan lingkungan pelabuhan yang bebas dari aktivitas ilegal dan berbahaya.
“Operasi ini merupakan bentuk tindak lanjut atas perintah Kapolresta Manado dalam rangka menciptakan lingkungan pelabuhan yang bebas dari aktivitas ilegal dan berbahaya,” ujar Kapolresta Manado.
Kegiatan operasi gabungan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai upaya preventif untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas dan peredaran barang ilegal di kawasan Pelabuhan Manado. Diharapkan, dengan adanya operasi rutin ini, situasi keamanan dan ketertiban di wilayah pelabuhan dapat terus terjaga dengan baik, memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa pelabuhan.