Manfaatkan Diskon dengan Otak
Nggak ada salahnya kok memanfaatkan diskon, apalagi kalau memang ada barang yang udah kamu rencanakan buat dibeli dari jauh-jauh hari. Tapi, jangan sampai diskon malah jadi alasan buat kamu belanja barang-barang yang sebenarnya nggak kamu butuhkan. Ingat, diskon itu menarik, tapi kalau ujung-ujungnya barangnya cuma jadi penghuni lemari, ya sama aja bohong kan? Jadi, tetap fokus sama daftar belanjaan kamu dan manfaatkan diskon hanya untuk barang-barang yang memang kamu butuhkan dan udah masuk anggaran.
Upgrade Diri Jadi Lebih Sadar Finansial
Salah satu cara paling efektif buat berhenti belanja impulsif adalah dengan meningkatkan kesadaran finansial kamu. Coba deh, mulai cari informasi tentang perencanaan keuangan, investasi, atau bahkan sekadar tips mengatur uang sehari-hari. Semakin banyak kamu tahu tentang pentingnya mengelola keuangan dengan baik, semakin termotivasi juga kamu buat mengubah kebiasaan belanja impulsif. Kamu bisa baca buku, ikut webinar, atau bahkan sekadar follow akun-akun media sosial yang membahas tentang personal finance.
Intinya: Berhenti belanja impulsif itu bukan berarti kamu harus jadi ‘kuper’ atau kehilangan kesenangan dalam hidup. Justru sebaliknya, dengan mengendalikan diri dari keinginan belanja yang nggak perlu, kamu jadi punya lebih banyak uang untuk hal-hal yang benar-benar penting dan bisa membuatmu bahagia dalam jangka panjang. Ingat, bersenang-senang dan menikmati hidup itu boleh-boleh aja, asalkan tetap bijak dalam mengelola keuangan. Dengan langkah-langkah di atas, kamu bisa tetap hangout asyik bareng teman-teman tanpa harus khawatir dompet menipis karena belanja impulsif. Selamat mencoba!