Berita

Upaya Maksimal Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar Pastikan Keamanan Penumpang KM Dharma Kencana Menuju Surabaya

×

Upaya Maksimal Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar Pastikan Keamanan Penumpang KM Dharma Kencana Menuju Surabaya

Sebarkan artikel ini
Upaya Maksimal Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar Pastikan Keamanan Penumpang KM Dharma Kencana Menuju Surabaya

Kondisi keamanan di pintu keluar masuk Pulau Lombok melalui jalur laut terus menjadi prioritas utama aparat kepolisian. Pada Jumat, 3 April 2026, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kawasan Pelabuhan Lembar melaksanakan kegiatan pengamanan intensif dalam proses pemuatan penumpang dan kendaraan di Kapal Motor (KM) Dharma Kencana. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh rangkaian operasional pelayaran rute Pelabuhan Lembar menuju Surabaya berjalan dengan tertib, aman, dan terkendali.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 10.30 WITA tersebut difokuskan pada area dermaga Pelabuhan PDS Lembar. Aparat kepolisian bersinergi dengan otoritas pelabuhan setempat untuk melakukan pengawasan ketat, mulai dari pemeriksaan dokumen kendaraan hingga pengawasan aktivitas penumpang di atas geladak kapal. Kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas di area vital transportasi laut tersebut.

Pengawasan Ketat Dokumen dan Administrasi Kendaraan

Dalam pelaksanaan tugasnya, personel Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar tidak hanya berdiri berjaga, tetapi juga melakukan pemeriksaan administratif secara mendalam. Setiap kendaraan yang akan naik ke atas kapal diperiksa surat-suratnya guna memastikan legalitas dan kesesuaian data. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap peredaran kendaraan hasil tindak kejahatan maupun barang-barang terlarang yang mungkin diselundupkan melalui jalur laut.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Lembar, Iptu Imran, menegaskan bahwa pemeriksaan ini adalah prosedur tetap yang tidak boleh diabaikan. Menurutnya, ketelitian petugas di lapangan menjadi kunci utama dalam menjaga integritas keamanan pelabuhan.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan serta pengamanan terbaik bagi masyarakat pengguna jasa penyeberangan. Melalui pemeriksaan surat-surat kendaraan yang ketat, kami berupaya meminimalisir risiko tindak pidana dan memastikan bahwa setiap armada yang berangkat telah memenuhi syarat administrasi maupun teknis yang ditentukan,” ujar Iptu Imran di sela-sela kegiatan pengamanan.

Baca Juga :  Polsek dan Koramil Bayan Kawal Penutupan Sementara Jalur Pendakian Gunung Rinjani

Imbauan Keselamatan dan Ketertiban bagi Penumpang

Selain fokus pada kendaraan, petugas juga melakukan pendekatan persuasif kepada para penumpang. Edukasi mengenai pentingnya menjaga barang bawaan pribadi menjadi poin utama dalam sosialisasi di atas kapal. Mengingat jumlah penumpang yang cukup signifikan, potensi terjadinya tindak pencurian atau barang tertukar menjadi perhatian serius pihak kepolisian.

Petugas secara bergantian menyisir area penumpang untuk memberikan instruksi agar selalu mengikuti antrean sesuai dengan nomor tiket yang dimiliki. Kedisiplinan dalam mengantre dianggap mampu menciptakan suasana yang kondusif dan mencegah terjadinya kericuhan saat proses pemuatan berlangsung. Penumpang juga diingatkan untuk mematuhi seluruh peraturan keselamatan yang berlaku di atas kapal demi kelancaran perjalanan menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Data Muatan KM Dharma Kencana: Ratusan Penumpang dan Puluhan Kendaraan

Berdasarkan data yang dihimpun oleh petugas di lapangan, KM Dharma Kencana tercatat mengangkut total 323 orang penumpang pada keberangkatan kali ini. Selain manifes penumpang, kapal juga memuat berbagai jenis kendaraan dengan rincian yang cukup beragam. Tercatat ada 25 unit kendaraan golongan II dan 20 unit kendaraan golongan IV.A yang mendominasi muatan ringan.

Sementara itu, untuk sektor logistik dan kendaraan berat, kapal mengangkut 15 unit kendaraan golongan V.B dan 10 unit kendaraan golongan VI.B. Distribusi muatan ini menunjukkan geliat ekonomi dan mobilitas masyarakat yang tetap tinggi antara Pulau Lombok dan Pulau Jawa. Seluruh proses pemuatan kendaraan ke dalam ramdor kapal dipantau langsung oleh petugas guna memastikan pengaturan posisi kendaraan (lashing) dilakukan dengan benar untuk menjaga stabilitas kapal selama berlayar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *