Berita

Polri Kawal Panen Jagung Desa Buwun Mas, Pastikan Petani Sejahtera dan Stok Pangan Aman

×

Polri Kawal Panen Jagung Desa Buwun Mas, Pastikan Petani Sejahtera dan Stok Pangan Aman

Sebarkan artikel ini
Polri Kawal Panen Jagung Desa Buwun Mas, Pastikan Petani Sejahtera dan Stok Pangan Aman
Polri Kawal Panen Jagung Desa Buwun Mas, Pastikan Petani Sejahtera dan Stok Pangan Aman

Lombok Barat, NTB – Pemerintah terus memperkuat komitmennya dalam menjaga stabilitas pangan dari tingkat akar rumput. Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program swasembada pangan bergizi, jajaran Kepolisian Resor Lombok Barat melalui fungsi pembinaan masyarakat secara aktif terjun langsung ke tengah lahan pertanian warga. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap butir hasil bumi yang dihasilkan petani dapat terdistribusi dengan baik dan memberikan dampak ekonomi yang maksimal bagi kesejahteraan masyarakat desa.

Pada Kamis (26/3/2026), Personel Bhabinkamtibmas Desa Buwun Mas melaksanakan kegiatan sambang dan monitoring langsung terhadap aktivitas panen jagung di wilayah desa binaannya. Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan bagian dari strategi pengawalan berkelanjutan terhadap program ketahanan pangan nasional di tingkat kewilayahan. Kehadiran petugas di ladang-ladang warga menjadi simbol kehadiran negara dalam mendampingi perjuangan para petani meningkatkan produktivitas lahan mereka.

Optimalisasi Lahan dan Kualitas Panen di Desa Buwun Mas

Dalam tinjauan visual di lapangan, petugas Bhabinkamtibmas terlihat mendampingi para petani yang sedang sibuk memanen jagung hasil optimalisasi lahan persawahan. Di lokasi tersebut, tumpukan jagung berwarna oranye cerah yang telah dipetik memenuhi area sekitar, menunjukkan kualitas hasil panen yang sangat baik. Menariknya, produktivitas ini tetap optimal meskipun lahan pertanian tersebut berada di tengah kawasan yang didominasi oleh rimbunnya pohon kelapa, membuktikan efektivitas pemanfaatan lahan tumpang sari oleh warga setempat.

Selama proses pemantauan, petugas berinteraksi secara personal dengan para petani guna memastikan proses pasca-panen berjalan tanpa kendala keamanan. Hal ini penting dilakukan mengingat masa panen seringkali menjadi periode rawan terhadap potensi gangguan kamtibmas maupun praktik-praktik tengkulak yang dapat merugikan petani secara finansial.

Baca Juga :  Respon Cepat Unit Patroli Samapta Polres Sumbawa Amankan Sejumlah Remaja Pembuat Keonaran

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa peran Polri saat ini telah bertransformasi untuk lebih adaptif terhadap kebutuhan strategis bangsa, termasuk dalam sektor pangan. Menurutnya, Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak yang memastikan program pemerintah sampai ke tangan rakyat dengan aman.

“Kami menginstruksikan seluruh jajaran, terutama Bhabinkamtibmas, untuk tidak hanya menjaga keamanan secara fisik, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi desa. Pendampingan pada saat panen jagung di Desa Buwun Mas ini adalah wujud nyata dukungan kami terhadap kedaulatan pangan nasional. Kami ingin memastikan petani merasa aman dan hasil jerih payah mereka memiliki nilai tawar yang adil di pasar,” ujar AKBP Yasmara Harahap.

Sosialisasi Strategis Distribusi Hasil Panen ke Bulog

Selain melakukan pemantauan fisik, Bhabinkamtibmas juga memberikan edukasi dan sosialisasi strategis kepada para petani mengenai alur distribusi hasil panen yang ideal. Petugas mengajak para petani untuk memprioritaskan penjualan hasil panen jagung mereka ke Badan Urusan Logistik (Bulog). Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas harga di tingkat produsen sekaligus mendukung penguatan cadangan pangan pemerintah demi mewujudkan program swasembada pangan yang berkelanjutan.

Edukasi mengenai pentingnya memutus rantai distribusi yang terlalu panjang menjadi fokus utama. Petugas menekankan agar petani lebih waspada dan tidak mudah terjerat oleh praktik tengkulak yang seringkali membeli hasil bumi dengan harga di bawah standar pasar. Dengan menjual ke lembaga resmi seperti Bulog, petani mendapatkan kepastian harga sesuai dengan regulasi pemerintah.

Senada dengan hal tersebut, Kapolsek Sekotong, Iptu I Ketut Suriarta, SH., M.I.Kom., menjelaskan bahwa pengawasan di lapangan merupakan langkah preventif untuk melindungi hak-hak ekonomi petani di wilayah hukumnya.

Baca Juga :  Sigap di Tengah Hujan Lebat, Personel Polsek Rhee Bantu Warga Atasi Banjir dan Pohon Tumbang

“Kami terus mendorong para petani di Sekotong, khususnya di Desa Buwun Mas, agar bersinergi dengan pemerintah melalui Bulog dalam penyaluran hasil panen. Kehadiran personel kami di ladang bertujuan memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa pemerintah hadir. Kami berharap melalui komunikasi yang intensif ini, produktivitas pertanian kita tidak hanya meningkat secara kuantitas, tetapi juga mampu menopang kesejahteraan petani secara jangka panjang,” jelas Iptu I Ketut Suriarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *