Sumbawa Besar, NTB — Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadhan 1447 H, Polres Sumbawa bersama jajaran TNI meningkatkan intensitas pengamanan melalui Patroli Mobile Cipta Kondisi dalam rangka Operasi Ketupat Rinjani 2026. Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan dan titik rawan kamtibmas, Jumat (13/03/2026) malam.
Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H.,S.I.K, melalui Kasatgasres Ban Ops AKP Rudy Krisno W, S.A.P., menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh Pihak Kepolisian untuk menjaga harkamtibmas di wilayah Kabupaten Sumbawa serta guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
“Saat ini kita memasuki fase akhir Ramadhan, di mana mobilitas masyarakat di area kota, khususnya pusat perbelanjaan, meningkat tajam. Fokus kita adalah memberikan rasa aman, melakukan pengaturan arus lalu lintas, serta memberikan imbauan secara humanis kepada warga dan juru parkir,” ujar AKP Rudy Krisno dalam arahannya.
Tim gabungan bergerak menyisir sejumlah titik vital dan pusat keramaian di Kota Sumbawa, antara lain Pos Terpadu Bandara Sultan Kaharuddin, Terminal Sumer Payung, Pasar Malam Samota, dan Simpang Sabalong Samalewa.
Kasatgasres Preventif IPTU M. Tahir Lantu menekankan kepada seluruh personel agar mengedepankan sikap yang santun, responsif, dan simpatik saat berinteraksi dengan masyarakat. Selain memantau kerumunan, patroli ini juga menyasar antisipasi kelompok geng motor serta penyalahgunaan miras, senjata tajam, dan narkotika.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat berbelanja dan mempersiapkan kebutuhan Idul Fitri dengan tenang. Oleh karena itu, kehadiran Polri-TNI di lapangan sangat krusial untuk meniadakan ruang gerak pelaku kejahatan,” ungkap IPTU Tahir.
Kegiatan patroli yang berlangsung hingga pukul 22.50 WITA ini berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Polres Sumbawa terus berkomitmen mengawal situasi kamtibmas agar tetap stabil hingga hari kemenangan tiba. (MA)











