Berita

Polsek Labuapi Dampingi Petani Bagik Polak Perkuat Pangan

×

Polsek Labuapi Dampingi Petani Bagik Polak Perkuat Pangan

Sebarkan artikel ini
Polsek Labuapi Dampingi Petani Bagik Polak Perkuat Pangan
Polsek Labuapi Dampingi Petani Bagik Polak Perkuat Pangan

Lombok Barat, NTB – Sektor pertanian kini menjadi fokus utama dalam penguatan ketahanan nasional. Sejalan dengan visi pemerintah untuk mencapai kemandirian pangan, Kepolisian Resor Lombok Barat melalui jajaran Polsek Labuapi terus mengintensifkan pendampingan langsung kepada masyarakat agraris. Langkah nyata ini terlihat dalam aksi sambang dialogis yang dilakukan oleh personel Bhabinkamtibmas di wilayah Desa Bagik Polak pada Kamis (19/02).

Kehadiran aparat kepolisian di tengah persawahan bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk dukungan moril dan teknis untuk memastikan produktivitas lahan warga tetap optimal. Dalam suasana kekeluargaan, petugas memantau setiap fase pertumbuhan tanaman, mulai dari tahap persemaian hingga pengelolaan lahan produktif, guna meminimalisir kendala yang dihadapi para petani di lapangan.

Komitmen Polsek Labuapi dalam Ketahanan Pangan Nasional

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Labuapi, Iptu I Nyoman Rudi Santosa, menegaskan bahwa peran Polri saat ini mencakup aspek yang lebih luas, termasuk menjadi katalisator bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat desa. Menurutnya, stabilitas keamanan wilayah sangat bergantung pada ketahanan pangan yang kuat di tingkat akar rumput.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menyukseskan program swasembada pangan nasional sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Kami ingin memastikan para petani merasa didampingi dan didukung penuh dalam setiap proses produksi pertanian mereka,” ujar Iptu I Nyoman Rudi Santosa saat memberikan keterangan resmi mengenai giat tersebut.

Pendampingan yang dilakukan personel Bhabinkamtibmas mencakup peninjauan area persemaian bibit yang menggunakan struktur pelindung bambu. Di lokasi tersebut, petugas bersama warga melihat langsung pertumbuhan tunas muda di dalam wadah semai, memastikan bibit-bibit tersebut dalam kondisi prima sebelum dipindahkan ke lahan terbuka.

Baca Juga :  Kegiatan Penuh Kehangatan Kapolres Sumbawa dan Personel Bagikan Takjil kepada Masyarakat

Edukasi Pengelolaan Lahan dan Kemandirian Ekonomi

Selain memantau bibit, petugas kepolisian juga turun langsung ke area persawahan jagung yang luas. Di bawah terik matahari, personel Bhabinkamtibmas berdialog dengan para petani yang sedang mengolah lahan. Motivasi diberikan agar masyarakat tidak membiarkan lahan tidur dan tetap konsisten memanfaatkan potensi agraris yang ada demi mencukupi kebutuhan pangan keluarga maupun pasar lokal.

Pihak kepolisian menyarankan agar masyarakat memanfaatkan lahan yang ada secara maksimal guna menciptakan kemandirian ekonomi keluarga. Pendampingan ini diharapkan dapat memacu semangat para petani dalam meningkatkan produktivitas hasil panen mereka. Dengan pengelolaan yang tepat, Desa Bagik Polak diproyeksikan mampu menjadi salah satu lumbung pangan yang tangguh di wilayah Lombok Barat.

“Kami mengajak seluruh warga petani untuk terus mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan. Manfaatkan setiap jengkal lahan yang tersedia. Jika ketahanan pangan di tingkat rumah tangga sudah kuat, maka kemandirian ekonomi akan mengikuti secara alami,” tambah Iptu I Nyoman Rudi Santosa menekankan pentingnya optimalisasi lahan.

Waspada Hoaks dan Menjaga Kondusivitas Desa

Di sela-sela diskusi mengenai teknik pertanian, Bhabinkamtibmas tidak lupa menjalankan fungsi utamanya dalam menjaga keamanan informasi di masyarakat. Mengingat pesatnya arus informasi di media sosial, warga diingatkan untuk tetap skeptis terhadap berita-berita yang belum jelas kebenarannya atau yang berpotensi memecah belah kerukunan antarwarga.

Pesan-pesan Kamtibmas yang disampaikan sangat krusial, terutama imbauan agar warga selalu waspada dan tidak mudah percaya, apalagi terprovokasi oleh berita bohong (hoaks) yang beredar di media sosial maupun lingkungan sekitar. Hal ini ditegaskan sebagai langkah preventif untuk mencegah perpecahan dan menjaga persatuan di tengah masyarakat desa yang harmonis.

Kegiatan silaturahmi ini ditutup dengan komitmen kepolisian untuk terus hadir sebagai pendamping setia masyarakat, baik dalam memberikan motivasi pertanian maupun perlindungan dari gangguan keamanan informasi. Melalui sinergi yang erat antara Polri dan petani, Desa Bagik Polak diharapkan dapat menjadi wilayah yang mandiri secara pangan dan tangguh dalam menghadapi tantangan disinformasi di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *