Dalam arahannya, Satgas Saber Pangan NTB menekankan pentingnya mengedepankan koordinasi lintas sektor dalam setiap pelaksanaan tugas, khususnya terkait pengawasan stabilitas harga pangan di seluruh wilayah NTB.
“Dalam penindakan, kami diminta mengedepankan pendekatan humanis dengan prinsip Ultimum Remedium, yakni penegakan hukum sebagai langkah terakhir. Artinya, upaya koordinasi, peringatan, dan langkah persuasif harus didahulukan sebelum tindakan hukum dilakukan,” tegasnya.
Selain itu, Rakorda juga menekankan pentingnya pelaporan berjenjang dari Satgas Saber di daerah. Setiap laporan yang masuk akan diverifikasi terlebih dahulu di tingkat Polda NTB sebelum diteruskan ke Satgas Saber Pusat, guna memastikan akurasi data dan kesesuaian dengan prosedur yang berlaku.
Ia berharap, seluruh jajaran Satgas Saber Pangan, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, dapat terus bekerja secara profesional dan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
“Dengan kerja yang solid dan terkoordinasi, kita berharap stabilitas harga dan mutu pangan di NTB dapat terjaga, sehingga masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang wajar dan sesuai ketentuan,” pungkasnya.









