Berita

Bhabinkamtibmas Pusuk Lestari Sulap Lahan Tidur Jadi Produktif

×

Bhabinkamtibmas Pusuk Lestari Sulap Lahan Tidur Jadi Produktif

Sebarkan artikel ini
Strategi Bhabinkamtibmas Batulayar Optimalkan Lahan Pekarangan

Lombok Barat, NTB – Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat terus memperkuat perannya di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga dalam mendukung kedaulatan pangan nasional. Pada Minggu (8/2), Personel Bhabinkamtibmas Desa Pusuk Lestari melaksanakan kegiatan silaturahmi sekaligus sambang produktif di Dusun Kedondong Bawah, Kecamatan Batulayar. Langkah ini diambil sebagai respons konkret atas program prioritas pemerintah dalam menciptakan swasembada pangan yang berkelanjutan.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut menyasar para petani dan warga pemilik lahan pekarangan. Kehadiran personel Polri di tengah perkebunan warga bertujuan untuk memberikan motivasi serta pendampingan teknis mengenai cara memanfaatkan lahan yang selama ini tidak produktif menjadi sumber pangan yang bernilai ekonomis.

Inisiatif Polsek Batulayar dalam Mendukung Swasembada Pangan

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Batulayar, AKP I Putu Krisna Varananda, S.T.K., S.I.K., menegaskan bahwa peran Bhabinkamtibmas kini menjadi garda terdepan dalam menyukseskan visi ketahanan pangan di tingkat akar rumput. Menurutnya, pemanfaatan lahan sekecil apa pun di lingkungan rumah tangga akan berdampak besar pada ketahanan pangan daerah.

“Kami mendorong seluruh lapisan masyarakat melalui peran aktif Bhabinkamtibmas untuk kembali melirik potensi lahan di sekitar mereka. Kegiatan di Dusun Kedondong Bawah ini adalah wujud nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan yang dicanangkan Pemerintah Republik Indonesia,” ujar AKP I Putu Krisna Varananda dalam keterangan resminya.

Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kunjungan formal, melainkan bentuk pendampingan berkelanjutan agar masyarakat memiliki kemandirian pangan. Dengan menanam komoditas pangan secara mandiri, ketergantungan masyarakat terhadap pasar dapat berkurang, terutama saat terjadi fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Baca Juga :  Polsek Sumbawa Gelar Patroli Blue Light dan KRYD, Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Implementasi Strategis di Lapangan: Budidaya Sayuran dan Jagung

Berdasarkan fakta visual di lapangan, Bhabinkamtibmas Desa Pusuk Lestari melakukan tinjauan langsung ke beberapa titik area perkebunan warga. Salah satu yang menjadi fokus adalah pengembangan sistem budidaya sayuran merambat. Petugas melihat langsung penggunaan sistem ajir tali yang diaplikasikan warga untuk memaksimalkan ruang tumbuh tanaman di lahan yang terbatas. Teknik ini dinilai sangat efektif untuk menjaga kualitas tanaman agar tetap sehat dan mudah dalam proses perawatan serta pemanenan.

Selain sayuran merambat, edukasi juga diarahkan pada optimalisasi lahan kosong dengan tanaman hortikultura yang memiliki masa tanam singkat namun memiliki nilai manfaat tinggi, seperti cabai, terong, dan tomat. Jenis tanaman ini dipilih karena menjadi kebutuhan dasar dapur setiap rumah tangga. Jika setiap warga mampu memproduksi kebutuhan sayurannya sendiri, maka beban ekonomi keluarga dapat ditekan secara signifikan.

Tidak berhenti pada tanaman hortikultura, monitoring juga dilakukan terhadap sektor pertanian komoditas pokok. Petugas turut memantau perkembangan lahan tanaman jagung di wilayah Dusun Kedondong Bawah. Jagung merupakan salah satu pilar pangan nasional yang ketersediaannya harus terus dipantau guna memastikan produktivitas di tingkat desa tetap stabil untuk mendukung stok pangan lokal maupun nasional.

Sinergi Polri dan Masyarakat demi Ekonomi Produktif

Inisiatif yang dilakukan oleh Polsek Batulayar ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam mengintegrasikan sektor pertanian dan peternakan di tingkat desa. Melalui dialog yang humanis, Bhabinkamtibmas mengajak warga untuk melihat lahan kosong bukan sebagai beban, melainkan sebagai aset produktif yang bisa memberikan keuntungan jangka panjang.

Masyarakat Dusun Kedondong Bawah menyambut baik kehadiran petugas yang turun langsung ke kebun. Diskusi hangat mengenai kendala pertanian, seperti ketersediaan pupuk dan teknik pengairan, menjadi bagian dari silaturahmi tersebut. Kehadiran Polri di tengah ladang ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kemandirian pangan, yang tidak hanya bermanfaat bagi pemenuhan nutrisi harian tetapi juga berpotensi meningkatkan pendapatan rumah tangga melalui hasil bumi yang melimpah.

Baca Juga :  Sehari Menghilang Nelayan ini Ditemukan Oleh Satpolairud Polres Bima dalam Keadaan Stroke Ringan

Dengan semangat gotong royong antara kepolisian dan masyarakat desa, diharapkan Desa Pusuk Lestari dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain di wilayah Lombok Barat dalam mewujudkan lingkungan yang asri, produktif, dan berdaulat secara pangan. Langkah kecil dari lahan pekarangan ini diyakini akan menjadi fondasi kuat bagi ketahanan nasional di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *